Kultivasi Karakter, Tadarus Bergilir Kelilingi Saf Murid Musera Pasca Duha

Kulon Progo (Musera) – MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) sukses menggebrak rutinitas pagi anak lewat program tadarus Al-Qur’an inovatif. Kegiatan tersebut menggunakan mikrofon bergilir pasca-salat duha berjamaah pada Kamis (29/10/2026). Langkah taktis ini sengaja dirancang untuk memantau langsung dan mempertajam kualitas bacaan Al-Qur’an para murid secara tatap muka. Efektivitas metode ini terbukti ampuh mendongkrak rasa percaya diri anak dalam melafalkan kitab suci sejak dini.

Dua koordinator kegiatan pagi, Wasidah, S.Pd.I. dan Nur Hidayat, S.Pd., secara teliti mengawal jalannya tadarus surah-surah pendek ini. ”Mikrofon yang diedarkan secara berurutan ini menjadi alat deteksi dini kami. Dengan mendengar suara mereka satu per satu secara jelas, kami bisa langsung mengoreksi dan membenarkan makhrajul huruf yang kurang tepat saat itu juga,” ujar Nur.

Langkah progresif ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala Musera, Sumarsih, M.S.I. ”Kami sepenuhnya mendukung konsistensi kegiatan pagi ini karena pembentukan karakter Islami yang kokoh tidak bisa instan. Melainkan harus dibentuk lewat kebiasaan baik yang dikoreksi secara konsisten setiap hari,” tegas Kamad.

Respons positif juga datang dari saf para murid yang merasa sistem bergilir ini sangat seru dan tidak menegangkan. “Awalnya deg-degan saat mikrofon mendekat. Tetapi sekarang saya malah merasa senang dan sangat terbantu. Karena jadi tahu pelafalan huruf yang benar dari guru,” kata Azzam. (ist/abi).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *