Lestarikan Warisan Leluhur, MIM Kenteng Giatkan Olahraga Tradisional Jemparingan

Kulon Progo (MIM Kenteng) – Dalam upaya melestarikan seni budaya tradisional, MI Muhammadiyah Kenteng menggelar latihan olahraga panah tradisional Jemparingan kembali. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (14/10/2026) di Paguyuban Jemparingan Mataram Wonopati Salamrejo. Terlihat jelas antusias murid madrasah dalam mempelajari seni memanah ala Mataram.

Kepala MIM Kenteng, Yeni Muharomah, S.Pd.I., S.Pd., M.S.I., menegaskan bahwa kegiatan jemparingan ini bukan sekadar olahraga fisik biasa. Melainkan juga sarana pembentukan konsentrasi murid. “Dalam jemparingan terdapat nilai-nilai olah rasa dan kedisiplinan. Fokus yang terkandung dalam seni jemparingan sangat selaras demi pembentukan karakter murid,” tegas Yeni.

Guru pendamping, Rizco Ardian Saputro, M.Pd., menjelaskan bahwa latihan jemparingan ini dirancang secara rutin. “Jemparingan dibina langsung oleh pelatih berpengalaman. Semua murid dapat belajar teknik memanah dengan benar dan aman. Terlihat beberapa murid menunjukkan bakat dan ketepatan membidik sasaran selama latihan,” jelas Rizco.

Murid madrasah, Nafisha Mikhaila Putri Adha mengungkapkan rasa bangganya bisa belajar olahraga jemparingan. “Panahan tradisional jemparingan sangat menyenangkan dan memberikan pengalaman unik bagi saya dan teman-teman. Semoga kelak menjadi atlet jemparingan professional,” ujar Mikhaila.

Melalui latihan jemparingan ini, MIM Kenteng berharap dapat terus konsisten melestarikan kebudayaan lokal. Sekaligus mencetak generasi muda yang berkarakter kuat dan berprestasi. Diharapkan pula kegiatan ini dapat terus melahirkan bibit-bibit atlet jemparingan berbakat dari lingkungan madrasah. (ras/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *