Manasik Haji MI Muhammadiyah Nglinggo, Tanamkan Cinta Ibadah

Kulon Progo (MIMUGO) – MI Muhammadiyah Nglinggo untuk pertama kalinya menyelenggarakan kegiatan praktik manasik haji bekerja sama dengan PT Mutiara Ka’bah Wisata pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman MI Muhammadiyah Nglinggo ini berjalan lancar dan meriah dengan diikuti murid MI Muhammadiyah Nglinggo.  Acara juga dihadiri oleh murid dari TK ABA Nglinggo dan TK Negeri Pedesaan Ngargosari.

Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang istimewa bagi murid. Dengan suasana yang menyenangkan dan penuh semangat. Anak-anak diajak mengenal tahapan ibadah haji melalui praktik langsung menggunakan berbagai miniatur sarana manasik yang telah disiapkan oleh tim Mutiara Ka’bah Wisata.

Manasik haji ini bertujuan mengenalkan rukun Islam yang kelima kepada anak-anak sejak dini. Sekaligus menanamkan nilai kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, dan ketaatan dalam beribadah. Melalui pengalaman langsung, peserta didik diharapkan lebih mudah memahami makna ibadah haji dan mengingat tahapan-tahapan pelaksanaannya.

Kegiatan berlangsung semakin menarik berkat dukungan berbagai fasilitas dari tim Mutiara Ka’bah Wisata. Murid mendapatkan kesempatan mempraktikkan rangkaian manasik dengan memanfaatkan miniatur Ka’bah, tempat lempar jumrah, dan berbagai sarana pendukung lainnya.

Selain menyediakan miniatur manasik, PT Mutiara Ka’bah Wisata juga memfasilitasi seragam atau atribut manasik, sertifikat peserta, serta tim pembimbing yang berpengalaman. Dukungan tersebut membuat kegiatan berlangsung lebih terarah, tertib, dan menyenangkan bagi anak-anak.

Dengan bimbingan para pendamping, murid mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan antusias. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru. Tetapi juga pengalaman belajar yang berkesan melalui suasana praktik yang menyerupai pelaksanaan ibadah haji.

Kehadiran murid dari TK ABA Nglinggo dan TK Negeri Pedesaan Ngargosari turut menambah semarak kegiatan. Kebersamaan lintas jenjang pendidikan ini menjadi kesempatan untuk belajar, berinteraksi, dan menumbuhkan semangat persaudaraan sejak usia dini.

Pembimbing manasik, Ustaz H. Ahmad Supriyanto mengungkapkan rasa senangnya dapat membersamai anak-anak dalam kegiatan tersebut. Ia merasa terkesan melihat antusiasme murid yang mengikuti rangkaian manasik dengan penuh semangat.

Menurutnya, pengenalan ibadah haji sejak dini merupakan pengalaman yang berharga bagi anak-anak. Melalui kegiatan praktik, nilai-nilai ibadah dapat diperkenalkan dengan cara yang lebih dekat dengan dunia mereka.

Ustaz Ahmad Supriyanto juga menyampaikan kesan mendalam terhadap keberadaan MI Muhammadiyah Nglinggo yang berada di kawasan Puncak Menoreh. Ia berharap keberadaan madrasah di wilayah perbukitan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam upaya dakwah serta pendidikan Islam di tengah masyarakat.

Baginya, madrasah tidak hanya berperan sebagai tempat menimba ilmu. Tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembinaan keagamaan dan pengembangan dakwah yang menjangkau masyarakat di sekitarnya.

Kepala MI Muhammadiyah Nglinggo, Budiyanto, S.Pd.I., menyampaikan rasa senang dan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama dengan PT Mutiara Ka’bah Wisata. Menurutnya, kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi madrasah untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan bermakna bagi murid. Ia menilai kegiatan manasik haji merupakan salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas yang mampu menggabungkan pengetahuan agama dengan pengalaman praktik secara langsung.

“Alhamdulillah, kami sangat senang bisa menjalin kerja sama dengan PT Mutiara Ka’bah Wisata. Melalui kegiatan ini, anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda, menyenangkan, dan mudah dipahami. Mereka tidak hanya mendengar penjelasan tentang ibadah haji. Tetapi juga bisa mempraktikkan secara langsung,” ungkap Budiyanto.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan manasik haji kali ini. Tetapi dapat terus berlanjut melalui berbagai program pendidikan dan keagamaan yang bermanfaat bagi murid. “Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlangsung dan berkembang. Dengan bersinergi bersama berbagai pihak, madrasah dapat memberikan layanan pendidikan yang semakin baik serta membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak untuk belajar melalui pengalaman nyata,” tambahnya.

Pelaksanaan manasik haji perdana ini menjadi langkah positif bagi MI Muhammadiyah Nglinggo dalam menghadirkan pembelajaran agama yang kontekstual dan menyenangkan. MUrid memperoleh kesempatan untuk mengenal ibadah haji. Sekaligus belajar tentang kesabaran, ketertiban, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan mitra profesional dalam memperkaya pengalaman belajar anak-anak. Dukungan PT Mutiara Ka’bah Wisata, para pembimbing, guru, serta seluruh pendamping menjadi bagian penting dari kelancaran kegiatan.

Melalui kegiatan manasik haji ini, MI Muhammadiyah Nglinggo berharap dapat terus menumbuhkan generasi yang mengenal agamanya, mencintai ibadah, serta memiliki akhlak yang baik sejak dini.

Dari Puncak Menoreh, langkah kecil anak-anak dalam belajar manasik haji menjadi ikhtiar menanamkan nilai-nilai Islam, menumbuhkan kebersamaan, dan menyiapkan generasi yang beriman serta berakhlak mulia. Semoga kerja sama ini terus terjalin dan membawa keberkahan bagi dunia pendidikan dan dakwah. (bdy/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *