MIN 2 Kulon Progo Manfaatkan Air Bekas Wudu

Kulon Progo (MIN2KP) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kulon Progo meluncurkan gerakan peduli lingkungan. Salah satunya berupa pemanfaatan air bekas wudu untuk menyiram tanaman di lingkungan madrasah. Kegiatan yang aktif dilakukan oleh murid-murid kelas tinggi ini dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026) dengan fokus utama pada penghematan air dan edukasi kelestarian alam sejak dini.
Maksud dan tujuan dari kegiatan inovatif ini adalah untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan serta membiasakan murid menghemat penggunaan air bersih. Melalui pemanfaatan air bekas pakai ini, madrasah ingin mengajarkan prinsip keberlanjutan. Setiap tetes air yang telah digunakan untuk ibadah tidak terbuang sia-sia. Melainkan kembali membawa manfaat bagi makhluk hidup lain di sekitarnya.
Mekanisme pelaksanaan kegiatan ini melibatkan kerja sama yang solid antar-murid. Setelah prosesi wudu selesai, air sisa tampungan di dalam ember akan dibawa oleh murid putra menuju area taman madrasah. Selanjutnya, air tersebut disiramkan ke tanaman oleh murid putri yang sedang berhalangan salat. Sehingga semua murid tetap aktif berpartisipasi dalam program kebersihan dan keasrian madrasah.

Salah satu murid kelas 5 yang ikut serta dalam kegiatan ini, Adzkia Khairinniswa menyatakan kegembiraannya. Karena tetap bisa produktif meskipun sedang tidak melaksanakan salat berjamaah. “Saya senang bisa ikut menyiram bunga di taman madrasah menggunakan air bekas wudu ini. Kegiatan ini membuat saya dan teman-teman tahu cara menghemat air. Kami yang sedang berhalangan untuk salat tetap bisa membantu menjaga keasrian madrasah,” ujarnya.
Guru Kelas 5 MIN 2 Kulon Progo, Fitri Asmawati,S.Pd.,M.Pd. memberikan apresiasi atas antusiasme para muridnya. Fitri menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi media pembelajaran kontekstual yang sangat efektif bagi murid kelas tinggi. “Kegiatan menyiram tanaman dengan memanfaatkan air bekas wudu ini mendidik murid untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Melalui kerja sama murid putra dan putri, mereka belajar tentang kepedulian, gotong royong, dan penerapan nyata dari perilaku hemat energi serta air dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Sementara itu Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. menegaskan dukungannya terhadap program berwawasan lingkungan ini. Hartati berharap gerakan ini dapat terus konsisten dilaksanakan demi membentuk generasi madrasah yang unggul dan ramah lingkungan.
“Pihak madrasah sangat mendukung inovasi pemanfaatan air bekas wudu ini sebagai langkah nyata efisiensi sumber daya air di MIN 2 Kulon Progo. Melalui pembiasaan ini, diharapkan tertanam karakter mulia pada diri murid. Salah satunya selalu menjaga dan melestarikan ekosistem lingkungan hidup di mana pun mereka berada,” ungkapnya. (rin/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!