MIN 3 Kulon Progo Peroleh Dampingan Adiwiyata

Kulon Progo (MIN3KP) – MIN 3 Kulon Progo memperoleh pendampingan adiwiyata. Lembaga pendidikan ini memperoleh pendampingan dari Tim Adiwiyata MAN 3 Kulon Progo. Hal tersebut disampaikan Kepala Madrasah, Indah Nurul Hidayati, S.Pd.I., M.Pd. pada Rabu (14/10/2026) pagi.
“Tim Adiwiyata MAN 3 Kulon Progo melaksanakan pendampingan Madrasah Adiwiyata kepada kami. Kegiatan ini bertujuan berbagi praktik baik dan memperkuat sinergi antarmadrasah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan,” ungkap Kamad.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga madrasah semakin peduli terhadap lingkungan melalui pembiasaan menjaga kebersihan, mengelola sampah, merawat tanaman, serta menghemat air dan energi,” lanjut Kamad.
Pendampingan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mengembangkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan di MIN 3 Kulon Progo.
Sementara itu, perwakilan Tim MAN 3 Kulon Progo, Tri Handayani dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk komitmen untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pelaksanaan program Adiwiyata. “Pengalaman yang telah diterapkan di MAN 3 Kulon Progo diharapkan dapat menjadi inspirasi. Terutama bagi MIN 3 Kulon Progo. Yakni untuk mengembangkan program yang sesuai dengan kondisi, kebutuhan, dan karakteristik madrasah,” ungkapnya.

“Tim Adiwiyata MAN 3 Kulon Progo juga menekankan bahwa terwujudnya madrasah berwawasan lingkungan memerlukan komitmen bersama dan pelaksanaan yang berkelanjutan. Pendidikan lingkungan hidup perlu diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran, pembiasaan sehari-hari, serta berbagai program madrasah agar tumbuh menjadi karakter dan budaya positif bagi murid,” pungkas Tri handayani.
Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan MIN 3 Kulon Progo semakin siap mengembangkan program Madrasah Adiwiyata secara terarah dan berkesinambungan.
Sementara Pengawas Madrasah, Drs. H Abdul Hamid Tarwaca, M.SI. menyampaikan bahwa Kolaborasi antara dua madrasah tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pendampingan semata. Tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang peduli dan berbudaya lingkungan. ” Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat menjaga lingkungan dapat tumbuh melalui kerja sama, keteladanan, dan berbagi pengalaman,” ungkapnya.
“Dengan sinergi ini, cita-cita mewujudkan madrasah yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan di Kulon Progo diharapkan dapat terwujud secara nyata,” pungkasnya. (myt/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!