Murid Musera Simulasikan Gerak Bumi Gunakan Globe dan Bohlam

Kulon Progo (Musera) – Murid kelas VI MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) kompak mempraktikkan materi Revolusi Bumi dalam pelajaran IPAS pada Jumat (30/10/2026). Kelas dibagi menjadi tiga kelompok kerja. Masing-masing terdiri dari empat anak. Semangat anak-anak tidak surut untuk mengeksplorasi bagaimana bumi bergerak mengelilingi matahari melalui peragaan visual.
Guru kelas VI, Istiqomah, S.Pd., memandu jalannya praktik dengan menyiapkan media pembelajaran berupa globe dan lampu bohlam sebagai simbol matahari. ”Anak-anak, hari ini kita menyimulasikan gerak revolusi bumi menggunakan globe dan bantuan lampu bohlam di tengah sebagai mataharinya. Perhatikan bagaimana kemiringan poros bumi saat mengitari lampu. Karena posisi inilah yang nantinya mempengaruhi perubahan musim dan perbedaan waktu lamanya siang serta malam,” jelas Isti.

Metode belajar interaktif ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Musera, Sumarsih, M.S.I. Menurutnya, metode praktik langsung seperti ini jauh lebih efektif melekat di ingatan anak dibandingkan sekadar membaca teori di buku. ”Saya sangat mendukung kegiatan praktik langsung ini. Anak-anak usia sekolah dasar membutuhkan visualisasi nyata agar logika berpikirnya terbangun. Dengan melihat dan memperagakannya sendiri, pemahaman mereka tentang fenomena alam pasti akan jauh lebih mendalam,” tutur Kamad.
Dampak positif visualisasi ini dirasakan langsung oleh para murid. Salah satunya Nafisha Nuraini. Ia mengaku materi Revolusi Bumi yang awalnya terasa abstrak kini menjadi sangat mudah dipahami. ”Seru banget belajarnya hari ini. Kalau hanya baca buku kemarin sempat bingung membayangkannya. Tetapi setelah praktik langsung pakai globe dan lampu bohlam ini, semuanya jadi kelihatan jelas banget bagaimana proses terjadinya revolusi bumi,” kata Nafisha. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!