Perkuat Karakter Anak, Penyuluh Agama KUA Pengasih Isi Pengajian POT di SDN Kutogiri

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kapunewon Pengasih, Luazizah, S.H.I., menjadi penceramah dalam kegiatan pengajian Paguyuban Orang Tua (POT) yang digelar di SD Negeri Kutogiri, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih, Jumat (09/10/26).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini dihadiri oleh seluruh siswa-siswi SDN Kutogiri serta para wali murid yang tergabung dalam POT (Paguyuban Orang Tua Wali)
Dalam ceramahnya, Luazizah mengusung tema “Waktu Terbaik Memberikan Nasehat dan 8 Nasehat Luqmanul Hakim”. Ia menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam memilih momen yang tepat untuk menasehati anak agar pesan kebaikan dapat diterima dengan hati yang lapang.
“Ada momen-momen emas (golden moments) saat memberikan nasehat kepada anak, di antaranya ketika dalam perjalanan, saat makan bersama, atau menjelang tidur. Pada waktu-waktu tersebut, kondisi emosional anak cenderung lebih tenang dan terbuka,” ujar Luazizah.

Dok. Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih menyampaikan tausiyah
Lebih lanjut, beliau memaparkan 8 nasehat mendasar Luqmanul Hakim yang diabadikan dalam Al-Qur’an sebagai fondasi utama pengasuhan (parenting) Islam: Satu; Tidak menysekutukan Allah SWT. Dua; Berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua. Tiga; Menyadari bahwa setiap perbuatan, sekecil apa pun, akan mendapatkan balasan dari Allah. Empat; Mendirikan shalat tepat waktu. Lima; Saling mengajak pada kebaikan (amar ma’ruf). Enam; Mencegah dan menjauhi kemungkaran (nahi munkar). Tujuh; Bersabar atas segala cobaan dan ujian hidup. Delapan; Tidak bersikap sombong dan tidak membanggakan diri di hadapan manusia.
Kepala SDN Kutogiri, Jamaludin, S.Pd. SD, mengapresiasi penuh atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak KUA Pengasih dan penyuluh yang telah berkenan berbagi ilmu. “Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi sinergi ini. Kegiatan dapat berlangsung dengan sangat kondusif, serta tema yang diangkat sangat relevan dan bagus untuk membekali para orang tua maupun siswa dalam membina karakter di rumah dan sekolah,” ungkap Jamaludin.
Secara terpisah, Kepala KUA Kapanewon Pengasih, Yusma Alam Rangga H., M.S.I., turut memberikan apresiasinya atas keaktifan para penyuluh agama di tengah masyarakat dan lembaga pendidikan. “Kami sangat mendukung dan mengapresiasi langkah cepat para penyuluh agama KUA Pengasih yang terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah melalui wadah POT. Pembinaan mental spiritual dan kolaborasi parenting islami seperti ini sangat krusial untuk membentengi generasi muda kita dari pergaulan negatif. Semoga sinergi antara KUA dan lembaga pendidikan di wilayah Pengasih terus terjalin dengan baik,” tegas Rangga.
Kegiatan pengajian diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, serta kemudahan bagi para siswa dalam menuntut ilmu.(lua/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!