Santri Tak Pernah Berhenti Berjuang

Mikaila Farhana
Murid MTsN 2 Kulon Progo

Di keheningan malam, lantunan ayat bergema,
Di atas sajadah, doa dipanjatkan kepada-Nya,
Dengan kitab di tangan dan iman di dada,
Santri menempa diri demi agama dan bangsa.

Dahulu, pekik takbir membelah angkasa,
Para ulama bangkit melawan penjajah durjana,
Darah dan air mata menjadi saksi perjuangan,
Demi kemerdekaan, demi masa depan generasi penerus bangsa.

Kini, zaman berganti, tantangan pun berbeda,
Musuh bukan hanya penjajah yang merampas merdeka,
Kebodohan, kemalasan, dan perpecahan mengancam kita,
Santri harus bangkit dengan ilmu sebagai senjata.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *