Tanamkan Keteladanan dalam Keluarga, MI Muhammadiyah Nglinggo Gelar Pengajian Lapanan

Kulon Progo (MIMUGO) – MI Muhammadiyah Nglinggo menggelar pengajian lapanan pada Jumat Kliwon (30/10/2026) di Masjid Baitul Karim Haji Suaji. Kegiatan ini diikuti oleh wali, murid, dan tokoh masyarakat setempat. Pengajian berlangsung khidmat dalam suasana kekeluargaan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai ke-Islaman. Sekaligus mempererat silaturahmi antara madrasah, keluarga, dan masyarakat.
Pengajian lapanan ini menjadi bagian dari upaya MI Muhammadiyah Nglinggo dalam memperluas peran madrasah. Tidak hanya sebagai lembaga pendidikan formal. Tetapi juga sebagai pusat dakwah dan pembinaan keagamaan. Melalui kegiatan tersebut, madrasah berupaya membangun sinergi dengan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Khususnya dalam pembentukan karakter dan penguatan akhlak Islami.
Hadir sebagai penceramah, Kiai Jalaludin menyampaikan tausiah tentang pentingnya pendidikan agama dalam lingkungan keluarga. Salah satu pesan utama yang ditekankan ialah peran orang tua sebagai teladan bagi anak-anak. Baik dalam menjalankan ibadah maupun menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya melalui nasihat. Tetapi harus disertai contoh nyata dari orang tua. Kebiasaan melaksanakan salat, menjaga perilaku, serta membangun komunikasi yang baik dalam keluarga merupakan fondasi penting untuk membentuk generasi yang beriman dan berakhlak mulia.
Kepala MI Muhammadiyah Nglinggo, Budiyanto, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pengajian lapanan menjadi salah satu sarana strategis untuk mempererat hubungan antara madrasah, wali murid, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap hubungan antara madrasah, wali murid, dan masyarakat semakin erat. Pengajian lapanan juga menjadi ikhtiar madrasah dalam menjalankan dakwah Islam. Sekaligus membangun sinergi dalam mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
Salah satu wali murid, Tri Utami mengapresiasi pelaksanaan pengajian perdana tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan pengingat penting bagi orang tua untuk meningkatkan perhatian terhadap pendidikan agama anak. Terutama dalam membiasakan salat dan membangun hubungan yang harmonis di lingkungan keluarga.
“Alhamdulillah, materi pengajian pagi ini sangat bermanfaat. Kami diingatkan kembali tentang pentingnya salat bagi anak-anak maupun orang tua. Kami juga diingatkan bahwa orang tua merupakan panutan bagi anak-anak. Oleh karena itu, komunikasi yang baik dalam keluarga sangat penting agar hubungan antara anak dan orang tua semakin erat,” tuturnya.
Tri Utami berharap kegiatan pengajian lapanan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin banyak wali murid yang berpartisipasi. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh peserta yang hadir. Tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari.
Melalui kegiatan yang direncanakan berlangsung setiap Jumat Kliwon ini, MI Muhammadiyah Nglinggo berkomitmen menghadirkan ruang pembelajaran agama yang berkelanjutan bagi keluarga besar madrasah. Kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam.
Pengajian lapanan ini sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak membutuhkan keterlibatan semua pihak. Madrasah memberikan pendampingan melalui proses pembelajaran. Sementara keluarga memperkuatnya melalui keteladanan dan pembiasaan positif di rumah.
Dengan memperkuat sinergi madrasah dan keluarga, MI Muhammadiyah Nglinggo berupaya mewujudkan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat. (bdy/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!