Terkendala Teknis, AKGTK MIN 2 Kulon Progo Dijadwal Ulang

Kulon Progo (MIN2KP) – Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK Madrasah 2026) hari pertama di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kulon Progo pada Senin (5/10/2026) diwarnai hambatan. Sejumlah guru yang terjadwal mengikuti asesmen pada sesi pertama dan sesi kedua gagal menyelesaikan ujian. Hal ini akibat kendala teknis pada sistem pusat yang terjadi secara nasional.
Pada hari tersebut, sebanyak tujuh guru MIN 2 Kulon Progo terjadwal mengikuti asesmen yang dibagi menjadi tiga sesi pengerjaan. Sesi pertama diikuti oleh satu guru, yaitu Aset Narotama, S.Pd. Sesi kedua diikuti oleh tiga guru, yakni Yuli Supriyanto, S.S., Fitri Asmawati, S.Pd., M.Pd., dan Sri Handani Widyaningrum, S.Pd. Sementara itu, sesi ketiga diikuti oleh tiga guru, yaitu Nur Wachidatul Asmak, S.Pd., Siti Fatini, S.Pd., dan Sudarman, S.Pd.
Hambatan teknis sudah mulai dirasakan sejak sesi pertama dimulai. Guru yang berada di ruang digital madrasah tidak dapat memuat soal asesmen meskipun aplikasi sudah berhasil diakses. Kendala serupa berlanjut hingga sesi kedua. Sehingga total empat guru pada dua sesi awal tersebut sama sekali tidak dapat mengerjakan instrumen asesmen. Gangguan sistem ini dikonfirmasi melanda seluruh guru kelas di Indonesia yang menjumpai jadwal ujian pada waktu yang sama.
Salah satu guru MIN 2 Kulon Progo, Aset Narotama, S.Pd., menyampaikan keluhannya terkait kegagalan sistem tersebut. “Saat masuk ke aplikasi, sistem langsung melambat dan halaman ujian tidak mau terbuka. Kami sudah mencoba berulang kali. Namun tetap tidak ada respons dari server pusat. Tentu hal ini cukup menguras energi dan konsentrasi yang sudah dipersiapkan sejak awal,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, salah satu guru yang terjadwal pada sesi kedua, Fitri Asmawati, S.Pd., M.Pd. turut memberikan pernyataan mengenai situasi di ruang digital. “Saya pada sesi kedua sudah siap di depan layar monitor. Saya sudah mengerjakan beberapa soal namun gagal tersimpan. Kami berharap panitia pusat segera mengevaluasi server agar pada saat jadwal pengganti nanti, proses pengerjaan dapat berjalan lancar tanpa pengulangan masalah seperti ini,” katanya.

Beruntung, situasi mulai membaik pada siang hari. Pengerjaan asesmen AKGTK Madrasah 2026 pada sesi ketiga terpantau berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala operasional apa pun. Tiga pendidik pada sesi terakhir ini berhasil merampungkan seluruh soal asesmen sesuai dengan durasi waktu yang disediakan oleh sistem.
Menanggapi kendala pada hari pertama ini, Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd., memberikan arahan dan pernyataan resmi untuk menenangkan para pendidik. Ia menegaskan bahwa madrasah akan memfasilitasi penuh persiapan sarana penunjang untuk jadwal susulan.
“Gangguan ini terjadi di tingkat pusat dan dialami secara nasional. Sehingga para pendidik tidak perlu merasa cemas. Pihak kementerian sudah mengonfirmasi adanya kebijakan penjadwalan ulang bagi peserta sesi pertama dan kedua. Kami selaku pimpinan madrasah berharap pada pelaksanaan konfirmasi jadwal baru nanti, infrastruktur teknologi informasi dari panitia pusat sudah jauh lebih siap dan stabil. Hal ini agar tidak ada lagi kendala teknis yang merugikan waktu serta psikologis para guru,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut atas gangguan sistem terpusat tersebut, Direktorat GTK Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia memastikan akan mengatur ulang jadwal ujian bagi seluruh peserta yang terdampak. Para pendidik diimbau untuk berkala memeriksa akun EMIS GTK masing-masing demi mendapatkan kartu ujian dengan waktu penyesuaian yang berlaku. (rin/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!