Praktikkan Kejujuran Lewat Market Day, Kelas VI Musera Garap Proyek Norma Kesusilaan
Kulon Progo (Musera) – Suasana ruang kelas VI MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) tampak hidup dan penuh diskusi pada Selasa (3/11/2026) siang. Yakni saat para murid mulai merancang tugas proyek Pendidikan Pancasila. Bukan sekadar menghafal teori di dalam buku. Kali ini mereka ditantang untuk memahami materi Pengamalan Norma Kesusilaan melalui sebuah aksi nyata. Proyek ini dirancang untuk menyatukan pemahaman moral anak dengan kegiatan wirausaha yang akan menguji integritas mereka secara langsung di lapangan.
Guru Kelas VI, Istiqomah, S.Pd., menjelaskan bahwa esensi utama dari penugasan ini adalah pembentukan karakter jujur yang bersumber dari hati nurani. ”Tujuan utama proyek ini adalah agar murid mampu mengidentifikasikan dan mempraktikkan sikap yang sesuai dengan norma kesusilaan dalam praktik Market Day kejujuran nanti,” urai Isti.
”Melalui simulasi jual beli ini, anak-anak akan belajar bagaimana menjadi pedagang yang jujur, menghargai hak orang lain, dan selalu mendengarkan suara hati nurani mereka dalam bertindak,” sambungnya.

Langkah inovatif dalam menghidupkan mata pelajaran Pendidikan Pancasila ini mendapat respons yang sangat positif dari pimpinan madrasah, Sumarsih, M.S.I. ”Kami sangat mendukung pembelajaran langsung seperti ini. Ilmu yang didapat dari praktik nyata akan jauh lebih membekas di benak anak-anak dibandingkan hanya sekadar teori belaka. Ini adalah cara terbaik membentuk generasi yang tidak hanya cerdas. Tetapi juga memiliki moralitas yang tinggi,” ujar Kamad.
Antusiasme tinggi pun terpancar dari para murid kelas VI yang sudah tidak sabar untuk segera merealisasikan ide-ide jualan mereka. Salah satunya, Nafisha Nuraini yang mengaku sangat bersemangat menyusun rencana kelompoknya. Karena proyek ini akan segera diuji coba dalam waktu dekat. ”Saya senang sekali dengan tugas proyek ini. Karena pertengahan bulan besok sudah akan dieksekusi dan dipraktikkan langsung. Rasanya menantang sekali bisa belajar jualan. Sekaligus membuktikan kalau kami bisa jadi anak-anak yang jujur dan tertib menerapkan norma kesusilaan,” ungkap Nafisha. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!