Tanamkan Kesadaran Bersuci, Khutbah MTsN 1 Kulon Progo Tentang Hakikat Wudu

Kulon Progo (MTsN1KP) – Dalam rangka memperkuat nilai-nilai keagamaan dan meningkatkan kesadaran beribadah, MTsN 1 Kulon Progo kembali menyelenggarakan salat Jumat berjamaah. Agenda tersebut dilaksanakan di Masjid Baitut Tarbiyah pada Jumat (30/10/2026). Bertindak sebagai khatib, Lukman Muttaqin, S.S., menyampaikan khutbah bertema Hakikat Wudhu Bukan Sekadar Basuhan.

Dalam khutbahnya, Lukman menegaskan bahwa wudu bukan sekadar aktivitas membasuh anggota tubuh untuk memenuhi persyaratan sebelum salat. Lebih dari itu, wudu merupakan sarana menyucikan diri, baik secara lahir maupun batin, serta menjadi bentuk persiapan seorang hamba untuk menghadap Allah SWT.

“Wudu bukanlah ritual mencuci biasa untuk menggugurkan kewajiban fisik. Ia merupakan proses penyucian diri. Setiap tetesan air yang membasahi anggota tubuh hendaknya menjadi pengingat bagi kita untuk membersihkan diri dari dosa dan meningkatkan kesadaran akan kehadiran Allah SWT,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh murid MTsN 1 Kulon Progo agar tidak menganggap remeh ibadah wudu. Menurutnya, wudu bukan hanya tentang kesempurnaan membasuh anggota tubuh. Tetapi juga tentang menghadirkan hati yang bersih dan kesadaran untuk senantiasa mengingat Allah SWT.

“Jangan hanya basahi kulitmu dengan air wudu. Tetapi basahilah hatimu dengan rasa malu kepada Sang Pencipta. Sebab, apa artinya air yang mengalir di tubuh, jika jiwa tetap kering dari zikir dan takwa?” pesannya.

Melalui khutbah tersebut, diharapkan seluruh murid semakin memahami pentingnya menjaga kesucian diri melalui wudu. Dengan demikian, wudu tidak hanya menjadi rutinitas sebelum salat. Tetapi juga menjadi sarana membangun kebersihan hati, kedisiplinan beribadah, dan kedekatan kepada Allah SWT.

Pada kesempatan tersebut, Rafiandra Yudanta, murid kelas VIII D, bertugas sebagai muazin yang mengumandangkan azan sebelum pelaksanaan salat Jumat. (ach/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenajngkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *