Daster Tua yang Ibu Kenakan

Oleh: Danira Elvita Khoirunnisa
Siswa MTsN 1 Kulon Progo

Kainnya usang, motifnya pun memudar,
Namun di sana, aroma kasih sayang tak pernah hambar.
Wangi dapur dan peluk yang hangat,
Daster ibu adalah tempat yang tenang untuk mendarat.

Noda kunyit dan bekas jahitan di bahu,
Saksi bisu ibu yang tak pernah mengeluh.
Bagi orang lain, itu hanyalah kain biasa.
Bagiku, itu pakaian cinta sepanjang masa.

Tak akan ada sutra yang dapat menandingi.
Nyaman daster tua yang selalu menemani.
Di baliknya, ada cinta yang menetap,
Menjaga mimpiku tetap dekat.

Ibu,
Daster tua yang kau kenakan,
Ada cinta yang menenangkan

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *