Guru Kelas V Musera Hadirkan Ice Breaking Inovatif Sambung Lagu Nasional
Kulon Progo (Musera) – Suasana nasionalisme yang kental terasa di kelas V MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) pada Selasa (11/8/2026) siang. Dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, Guru Kelas V, Vina Alfiana, S.Pd. menghadirkan metode unik dengan mengetengahkan lagu-lagu wajib nasional sebagai sarana mengenang jasa para pahlawan bangsa.
Untuk membangkitkan fokus dan antusiasme anak di siang hari, Vina menggelar ice breaking kreatif. Yakni berupa permainan menyanyi secara bergantian menggunakan lagu-lagu kebangsaan di luar kelas. ”Anak-anak, siang hari seperti ini biasanya kita sudah mulai mengantuk. Jadi mari kita bakar semangat lagi lewat ice breaking menyanyi lagu kebangsaan,” ujarnya.

“Aturannya, Ibu akan memulai menyanyikan satu bait lagu nasional. Kemudian kalian ikutin nomor absen, harus menyambung liriknya secara bergantian. Kita akan menyanyikan lagu seperti Maju Tak Gentar, Garuda Pancasila, hingga Hari Merdeka,” jelas Vina.
”Lewat permainan ini kita tidak hanya mengusir rasa kantuk. Tetapi juga mengingat kembali perjuangan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Mari kita nyanyikan dengan suara lantang dan penuh rasa bangga sebagai anak Indonesia,” sambungnya.
Metode ice breaking yang inovatif ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I. Ia memuji kreativitas guru dalam menyampaikan materi kewarganegaraan. ”Saya sangat mengapresiasi kreativitas guru dalam menghidupkan suasana kelas melalui ice breaking yang edukatif ini. Pembelajaran Pendidikan Pancasila memang tidak boleh kaku. Dengan menyelipkan lagu-lagu kebangsaan melalui permainan interaktif, nilai-nilai cinta tanah air dan rasa hormat kepada jasa pahlawan dapat tertanam secara natural di hati anak-anak,” ujar Kamad.
”Metode inovatif seperti inilah yang membuat anak-anak tetap fokus dan gembira belajar meskipun di jam-jam rawan siang hari,” tambahnya.

Permainan ini disambut dengan gemuruh tepuk tangan dan nyanyian lantang dari para murid. Salah satu murid kelas V, Balqis Zahwa Afifah mengaku sangat bersemangat. Karena dirinya memang menghafal banyak lagu wajib nasional. ”Saya senang dan semangat sekali ketika guru menyampaikan akan bermain sambung lagu kebangsaan. Kebetulan saya memang hafal banyak lagu wajib karena sering latihan di rumah. Belajar Pendidikan Pancasila jadi seru banget dan sama sekali tidak mengantuk kalau caranya lewat menyanyi bersama seperti ini,” kata Balqis.
Melalui pembelajaran ini, peserta didik tidak hanya memahami materi Pendidikan Pancasila secara teori. Tetapi juga berhasil memupuk jiwa patriotisme dan rasa kebersamaan yang kuat antar sesama teman sekelas. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!