Pagi Syahdu di Menoreh

Agnethasaqib Balqis Budiyana
Siswa MTsN 4 Kulon Progo

Pagi di Menoreh terasa begitu tenang,
Kabut tipis turun perlahan di antara jalan.
Langkah demi langkah mulai berjalan,
Menyambut mentari dengan senyum kebersamaan.

Udara dingin menyentuh wajah pelan,
Angin membawa harum pepohonan.
Suasana syahdu mengiringi perjalanan,
Di bawah langit pagi yang masih keemasan.

Jalan sehat bersama terasa sederhana,
Namun hangatnya hadir begitu nyata.
Tawa kecil saling menyapa,
Menghapus lelah sepanjang jalan desa.

Di sepanjang jalan Menoreh yang indah,
Terlihat seragam olahraga berwarna-warni cerah.
Ada merah, biru, hijau, dan putih bersih,
Berjalan berdampingan tanpa pernah memilih.

Anak-anak sekolah, warga, dan para guru,
Menyatu dalam langkah yang sama itu.
Tak ada jarak di pagi yang teduh,
Hanya kebersamaan yang tumbuh penuh.

Pohon pinus berdiri diam menemani,
Seolah ikut menjaga hangatnya pagi.
Suara burung terdengar bersahutan,
Menjadi musik alam yang menenangkan.

Dan saat perjalanan hampir usai,
Mentari mulai naik lebih tinggi menggapai.
Namun kenangan pagi itu tetap tinggal,
Sebagai cerita sederhana yang selalu dikenal.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *