Ketaatan, Keikhlasan, Berbagi: Tiga Nilai Utama Iduladha

Ridho Putra
Siswa MTsN 6 Kulon Progo
Setiap tahun, umat Muslim di seluruh dunia memperingati hari besar dalam agama mereka. Yaitu Hari Raya Iduladha. Iduladha jatuh pada tanggal 10 Zulhijah dan dikenal sebagai Hari Raya Kurban atau Hari Raya Haji. Perayaannya dilaksanakan setelah selesainya ibadah haji di Makkah, Arab Saudi.
Hari Raya Iduladha tidak lepas dari kisah Nabi Ibrahim a.s. Ia mendapat mimpi yang memerintahkan dirinya untuk menyembelih anaknya sendiri, Nabi Ismail a.s. Perintah tersebut tentu berat bagi seorang manusia. Namun, karena ketaatan Nabi Ibrahim a.s. kepada Allah Swt., ia bersedia melaksanakan perintah itu. Nabi Ismail a.s. pun ikhlas jika ia akan disembelih. Karena ayahnya mendapat perintah dari Allah Swt. Akan tetapi, Allah Swt memberikan mukjizat kepada Nabi Ibrahim a.s. dengan mengganti sembelihan itu menggunakan seekor domba/kambing jantan yang besar. Nabi Ibrahim a.s. pun bersyukur kepada Allah Swt atas mukjizat tersebut.
Ketaatan dan keikhlasan merupakan hal penting yang wajib dimiliki setiap orang. Sebagaimana yang dicontohkan Nabi Ibrahim a.s. ketika menyembelih anaknya atas perintah Allah Swt. Beliau taat dan takut kepada kuasa serta kebesaran Allah Swt.
Sifat selalu bersyukur merupakan bentuk terima kasih kepada Allah Swt atas kuasa dan nikmat yang Dia berikan kepada kita. Seperti dalam kisah tersebut, Allah Swt memberikan domba/kambing kepada Nabi Ibrahim a.s. sebagai pengganti Nabi Ismail a.s.
Bagi umat Islam, pada Hari Raya Iduladha terdapat banyak amalan yang dapat dilakukan. Seperti puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah. Salat Iduladha juga dilaksanakan pada pagi hari. Dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.
Iduladha juga memiliki makna sosial yang dalam. Kita dibiasakan untuk berbagi daging kurban kepada tetangga, saudara, orang miskin, dan lain-lain. Hal ini sebagai wujud syukur atas rezeki yang diberikan Allah Swt.
Iduladha adalah hari raya dan momentum bagi kita untuk merenungkan diri. Sebagaimana yang dilakukan Nabi Ibrahim a.s. kepada Nabi Ismail a.s. atas perintah Allah Swt. Ini sebagai bentuk ketaatan, kepatuhan, dan keikhlasan beliau.
Hubungan sosial yang kental dengan nilai kebersamaan, gotong royong, dan saling berbagi menjadi bahan renungan bagi kita sebagai umat Islam untuk saling berbagi dan berpartisipasi dalam Hari Raya Iduladha.



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!