KUA Nanggulan Gelar TASBIH, Teguhkan Semangat Berdoa dan Memakmurkan Masjid

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan kembali menggelar kegiatan rutin TASBIH (Tadabbur Safari Sholat Dhuhur Berjamaah dan Istiqomah) di Masjid Nurul Qomar, Dukuh, Wijimulyo, Nanggulan, pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini disambut hangat oleh takmir dan jamaah yang dikenal aktif dalam memakmurkan masjid.
Perwakilan takmir Masjid Nurul Qomar, Sukirman, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan selamat datang atas kunjungan tim safari KUA Nanggulan. Ia juga memaparkan sejumlah kegiatan rutin yang berjalan di masjid tersebut, di antaranya sholat lima waktu yang selalu ramai jamaah, TPA yang telah puluhan tahun berjalan, serta kegiatan selapanan yang rutin digelar.

“Kami sangat bersyukur atas kunjungan dari KUA Nanggulan. Semoga kehadiran bapak-bapak dapat menambah semangat kami dalam memakmurkan masjid ini,” ujar Sukirman.
Dalam sambutannya, Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Achmad Hanif, S.Ag., M.S.I., menyampaikan sosialisasi tentang pentingnya pendaftaran majelis taklim melalui Surat Keterangan Terdaftar Majelis Taklim (SKTMT). Ia mengimbau agar takmir dan pengurus majelis taklim segera mengurus SKTMT di KUA, karena sangat bermanfaat untuk memudahkan akses bantuan dan pendataan dari Kementerian Agama.
“Kami juga mengingatkan agar data di Kartu Keluarga dicek kembali, terutama bagi yang belum tercatat pernikahannya. Jangan sampai ada yang terlewat,” ujar Hanif.

Memasuki acara inti, ceramah agama disampaikan oleh Penghulu KUA Nanggulan, Ahmad Mahmudi, S.H.I. Dalam tausiyahnya, ia mengangkat tema tentang keutamaan dan adab berdoa kepada Allah SWT.
“Allah berfirman, ‘Ud’uni astajib lakum’ (Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan). Namun perlu kita sadari, meninggalkan doa adalah bentuk maksiat, karena itu berarti merasa tidak butuh kepada Allah,” ujar Mahmudi.
Ia juga mengingatkan jamaah agar tidak pernah berputus asa dalam berdoa. Ia mencontohkan Nabi Musa AS yang berdoa selama 40 tahun hingga doanya dikabulkan oleh Allah. Terkadang, doa yang tidak dikabulkan di dunia justru menjadi simpanan pahala yang lebih besar di akhirat.
“Karena di akhirat kelak, yang paling kita butuhkan bukanlah harta atau jabatan, melainkan keselamatan. Maka jangan pernah lelah berdoa, karena doa adalah senjata orang beriman dan jembatan antara hamba dengan Tuhannya,” tegasnya.
Kegiatan TASBIH ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara tim KUA Nanggulan dengan takmir serta jamaah Masjid Nurul Qomar. Diharapkan melalui kegiatan ini, silaturahim dan semangat memakmurkan masjid semakin meningkat di wilayah Kapanewon Nanggulan. (cho/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!