Pelita Madinahku KUA Galur: Penyuluh Tekankan Makna Hidayah dalam Kehidupan

Kulon Progo (KUA Galur) – Kegiatan rutin “Pelita Madinahku” kembali diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama Kapanewon Galur pada Senin, (21/9/2026), bertempat di Pendopo Kapanewon Galur. Kegiatan kali ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Galur, Mokhamad Yahya, S.Ag., sebagai pemateri.
Acara diawali dengan tadarus Al-Qur’an bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai Kapanewon Galur. Selanjutnya, Mokhamad Yahya menyampaikan tausiyah singkat guna menambah wawasan keagamaan para peserta. Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa hak menghidupkan dan mematikan seluruh makhluk sepenuhnya berada di tangan Allah SWT, termasuk perkara rezeki yang juga merupakan bagian dari ketetapan-Nya.

Ia menjelaskan, bagi hamba yang beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan hidayah atau petunjuk menuju jalan yang benar hingga meraih keselamatan dunia dan akhirat. Sebaliknya, bagi mereka yang berpaling serta mudah terbuai oleh bujuk rayu dan kata-kata manis yang menyesatkan, mereka pun akan mendapati “hidayah” berupa petunjuk menuju jalan yang sesat. Yahya menambahkan, dalam ilmu balaghah, gaya bahasa semacam ini dikenal dengan istilah uslub at-tahakkum, yakni bentuk sarkasme atau sindiran tajam yang bertujuan untuk menyadarkan orang-orang yang tersesat namun tetap kukuh dengan pendiriannya.
Menanggapi terselenggaranya kegiatan tersebut, Kepala KUA Galur, H. Ibnu Kafid, S.H.I., menyampaikan apresiasinya atas konsistensi pelaksanaan program Pelita Madinahku. “Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk terus menyegarkan dan memperkuat wawasan keagamaan bagi seluruh pegawai, sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan Kapanewon Galur. Kami berharap program ini dapat terus berjalan secara rutin dan memberikan manfaat yang nyata bagi peningkatan kualitas keimanan kita semua,” ujarnya. (ama/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!