Murid MIN 2 Kulon Progo Budayakan Cabut Saklar Elektronik Usai Belajar
Kulon Progo (MIN2KP) — Murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kulon Progo membudayakan aksi hemat energi dengan mencabut saklar LCD proyektor dan kipas meja setelah selesai digunakan di ruang kelas. Aksi nyata yang berlangsung pada Selasa (13/10/2026) ini menjadi bagian dari pendidikan karakter peduli lingkungan yang diterapkan sejak dini di madrasah.
Seusai proses pembelajaran selesai, para murid secara bergantian memastikan tidak ada peralatan elektronik yang tetap terhubung ke arus listrik. LCD proyektor dimatikan dengan benar lalu kabelnya dicabut dari saklar, diikuti dengan mematikan dan mencabut saklar kipas meja yang ada di kelas.
Kebiasaan positif ini mendapat tanggapan baik dari murid kelas 3, Muhammad Ahsan Dwi. Ia mengaku senang bisa ikut berkontribusi menjaga lingkungan madrasah. “Saya dan teman-teman selalu ingat untuk mencabut saklar proyektor dan kipas kalau pelajaran sudah selesai. Kata guru, ini cara mudah untuk menghemat listrik dan mencegah bahaya korsleting di kelas,” ujarnya.

Guru kelas 3, Aset Naro Tama, S.Pd. menjelaskan bahwa pembiasaan ini bertujuan untuk membangun kesadaran lingkungan pada anak-anak. Menurutnya, teori di dalam kelas harus dipraktikkan langsung agar menjadi karakter yang melekat.
“Kami ingin para murid memahami bahwa langkah kecil seperti mencabut saklar setelah menggunakan elektronik memiliki dampak besar bagi masa depan. Ini bukan sekadar aturan. Melainkan bentuk tanggung jawab yang kami tanamkan setiap hari agar mereka terbiasa mandiri dan peduli energi,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi para murid dan guru dalam menjaga lingkungan madrasah. Hartati berharap gerakan hemat energi ini tidak hanya berhenti di lingkungan madrasah. Tetapi juga diterapkan di rumah masing-masing.
“Pembiasaan ini adalah wujud nyata dari madrasah ramah lingkungan. Harapan ke depan, karakter peduli energi ini melekat kuat pada diri anak-anak dan dibawa ke lingkungan keluarga serta masyarakat. Dengan menghemat energi dari hal-hal kecil, kita sedang mendidik generasi yang menghargai keberlanjutan bumi,” tuturnya.
Melalui komitmen bersama ini MIN 2 Kulon Progo terus membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya fokus pada aspek akademik. Tetapi juga pada pembentukan akhlak dan perilaku yang selaras dengan kelestarian alam. (rin/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!