Semarak Hari Santri Nasional, KUA Sentolo Laksanakan Ikrar Wakaf untuk Gedung Pusat Pemberdayaan Umat Warga NU Sentolo

Kulon Progo (KUA Sentolo) – Sebagai bentuk komitmen dukungan Kulon Progo Sebagai Kota Wakaf, KUA Sentolo terus melakukan percepatan pelayanan wakaf bagi masyarakat di Kapanewon Sentolo.
Pada moment peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis, (22/10/2026) bertempat di Banyunganti Lor, Kaliagung, Sentolo diselenggarakan proses ikrar wakaf dan pembinaan nazhir. Tanah seluas 609 m2 tersebut diwakafkan Drs. R. H. Boko Suroso, M.Pd.I. kepada nazhir wakaf Perkumpulan Nahdlatul Ulama Kapanewon Sentolo yang diketuai oleh Cahyono. Sebelum proses ikar wakaf dilaksanakan, diawali dengan apel santri yang diikuti oleh santri-santri dan Banom NU se Kapanewon Sentolo.
Hadir pada kesempatan tersebut dari Forkonpimkap Sentolo, Panewu Sentolo, Kapolsek, Danramil, Kepala KUA Sentolo, Lurah Kaliagung serta kiai-kiai se MWC NU Sentolo.
Kepala KUA Sentolo sekaligus PPAIW, Wildan Isa Anshory dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebelum proses ikrar wakaf dilaksanakan, sudah diadakan pemeriksanaan semua berkas sehingga ikrar wakaf benar-benar siap dilaksanakan.
“Bapak Ibu yang kami hormati, bahwa sebelum ikar wakaf ini dilaksanakan sudah diadakan pemeriksaan semua dokumen, mulai dari surat kerelaan dari keluarga, surat keterangan tanah tidak dalam sengketa, kesediaan diaudit dan menjadi nazhir serta dokumen-dokumen pendukung lainnya. Pemeriksaan dokumen wakaf itu menjadi sangat penting agar dikemudian hari tidak ada masalah, seperti ada tuntutan atau yang lainnya dari pihak manapun” ungkap Wildan.
Sementara itu Rois Syuriah MWC NU Sentolo, K. Nur Kholis menyampaikan bahwa ditanah wakaf seluas 609 m2 tersebut akan dibangun gedung tiga lantai untuk Gedung Pusat Pemberdayaan Umat. “Disini akan dibangun gedung tiga lantai, lantai pertama untuk pusat perbelanjaan, lantai dua untuk ruang MWC NU dan banom-banom dan lantai tiga untuk aula. Didepan akan dibangun mushola dengan parkir yang luas. Dengan dibangun gedung serba guna ini, harapannya masyarakat bisa merasakan manfaat yang lebih dari keberadaan NU diwilayah Sentolo ini” ungkap Nur Kholis.

Ikarar wakaf di Banyunganti Lor tersebut merupakan ikrar yang ke 15 yang telah dilaksanakan oleh KUA Sentolo di tahun 2026 ini. Jumlah sebanyak itu tidak lepas dari komitmen KUA Sentolo mensukseskan program percepatan wakaf melalui inovasi Lawanku Kian Jadi Terpikat dari Kemenag Kulon Progo. KUA Sentolo akan terus berbenah dalam memberikan layanan yang prima, cepat dan tuntas sampai terbit sertifkat wakaf dengan biaya nol rupiah. Bagi masyarakat baik wakif atau nazhir yang mengalami keterbatasan atau kesulitan dalam pengurusan wakaf, mulai dari membuat dokumen sampai pengurusan ke BPN, KUA Sentolo memberikan layanan jemput bola dan membuatkan semua dokumen sehingga berkas wakaf benar-benar lengkap tidak kurang satu apapun, semua dengan biaya nol rupiah.
Selain apel santri dan ikrar wakaf, dilaksanakan juga peletakan batu pertama untuk pembangunan Gedung Pusat Pemberdayaan Umat. Peletakan batu pertama dilakukan oleh wakif, Boko Suroso, Panewu Sentolo, Armawati dan Ketua MWC NU Sentolo, Bashirun.
Diakhir acara dilakukan penyerahan sertifikat wakaf kepada takmir masjid Darusssalam Dlaban yang sudah melaksanakan ikrar wakaf di Senin pertama bulan Oktober. (skd)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!