Tingkatkan Kesejahteraan, KUA Kapanewon Galur Gencarkan Program PKH di Banaran

Kulon Progo (KUA Galur) – Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu inisiatif pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat yang memberikan dukungan finansial kepada keluarga miskin dan rentan.Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Galur kembali menggiatkan Program Keluarga Harapan (PKH) melalui kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan pada Selasa, (9/9/2025)pagi. Kegiatan yang bertempat di Dusun Bunder 3, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur ini dihadiri oleh warga sekitar dengan antusiasme yang tinggi.

Penyuluh Agama Islam KUA Galur, Burhanul Fahruda, S.Ag., dengan mengangkat tema yang sangat relevan dengan kondisi saat ini, yaitu “Bahaya Judi Online dalam Perspektif Agama”. Tema ini dipilih mengingat maraknya fenomena judi online yang semakin meresahkan masyarakat dan dapat berdampak negatif terhadap kehidupan keluarga.

Dalam penyuluhannya, Burhanul Fahruda, S.Ag. memberikan pemahaman mendalam tentang dampak destruktif judi online dari sudut pandang agama Islam. “Judi online telah menjadi ancaman serius bagi stabilitas keluarga. praktik judi online tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga merusak nilai-nilai keluarga dan dapat menjerumuskan seseorang ke dalam lingkaran hutang yang berbahaya. Kami berupaya memberikan edukasi dan pendampingan agar masyarakat dapat terhindar dari jeratan judi online yang sangat merugikan,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala KUA Kapanewon Galur, HAfwan Zuhdi, S.Ag., MA. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan komitmen KUA Galur untuk terus memberikan pendampingan kepada masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini yang berjalan dengan baik. KUA Galur akan terus berkomitmen memberikan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks seperti maraknya judi online,” tegas Afwan Zuhdi.

Dengan semakin maraknya tantangan di era digital, inisiatif KUA Kapanewon Galur ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat untuk menghadapi berbagai permasalahan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. (amr/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *