Musera Lestarikan Budaya dan Adat dengan Beladiri Tapak Suci

Kulon Progo (MUSERA) – Murid-murid MI Muhammadiyah Serangrejo (MUSERA) antusias mengikuti latihan beladiri Tapak Suci. Sebuah warisan budaya yang kaya akan nilai-nilai kepahlawanan dan spiritualitas.

Dengan gerakan yang dinamis dan teknik yang presisi, Tapak Suci menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler favorit di Musera. Agenda tersebut dilaksanakan, Rabu (5/11/2025) siang di halaman bersama instruktur Fikri Said.

Melalui beladiri Tapak Suci murid-murid Musera tidak hanya meningkatkan keterampilan fisik. Tetapi juga memahami nilai-nilai luhur budaya dan adat. “Tapak Suci mengajarkan kita tentang disiplin, kesabaran, dan kerja sama tim” tutur Fikri.

Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I. berharap kegiatan ini dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya dan adat di Musera. “Tapak Suci adalah salah satu aset budaya yang berharga. Jadi kita harus terus melestarikannya,” ujar Kamad.

Salah satu murid Musera, Naura Cahyaningsih merasa sangat bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan Tapak Suci. Ia menikmati setiap sesi latihan dan merasa semakin percaya diri dengan keterampilan yang diperoleh. “Saya suka sekali belajar gerakan-gerakan Tapak Suci yang dinamis dan penuh semangat. Ini tidak hanya melatih fisik, tetapi juga jiwa,” kata Naura.

“Semoga saya bisa menjadi bagian dari tim inti Tapak Suci di Musera dan mengharumkan nama madrasah,” tambahnya. (ist/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *