KUA Nanggulan dan PLKB Lakukan Pendampingan pada Masyarakat

Kulon Progo (KUA Nanggulan) – Mengawali tahun 2026, KUA Kapanewon Nanggulan memperkuat kolaborasi lintas sektoral dengan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam upaya menekan angka stunting. Sinergi ini diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada pasangan muda, Ilham dan Selfi, di Dusun Sorogaten, Kalurahan Donomulyo, pada Selasa (06/01/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kapanewon Nanggulan, tim PLKB, Dukuh Sorogaten, Kamituwa Donomulyo, serta jajaran penyuluh dan staf KUA Nanggulan. Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., menekankan bahwa kolaborasi seluruh unsur di tingkat kapanewon adalah kunci keberhasilan program nasional ini. “Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas, dimulai dari pendampingan intensif bagi pasangan muda,” tegas Jemino.

Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Humaidi Khair, S.Sos., menambahkan bahwa pencegahan stunting erat kaitannya dengan penguatan ketahanan keluarga melalui pendekatan spiritual. “Agama memiliki peran strategis dalam mengedukasi moral, kesehatan keluarga, serta pola asuh yang berbasis nilai-nilai keagamaan demi masa depan generasi yang lebih baik,” ungkapnya. Sementara itu, perwakilan PLKB, Sri Mulyani, S.E., menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada persiapan matang sebelum pernikahan, pola pengasuhan yang tepat, serta kesadaran orang tua akan pentingnya gizi.

Melalui pendampingan ini, KUA Nanggulan membuktikan perannya tidak hanya dalam urusan administrasi nikah, tetapi juga aktif mengawal terciptanya generasi masa depan yang sehat dan bebas stunting di wilayah Kulon Progo. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan angka stunting di Kapanewon Nanggulan dapat terus ditekan secara signifikan di tahun 2026 ini. (col/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *