Wujudkan Lansia Bahagia, KUA Pengasih Sampaikan Empat Kunci sifat Mulia

Kulon Progo (KUA Pengasih) — Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih kembali memperkuat program Pusaka Sakinah melalui bimbingan keagamaan bagi komunitas lansia. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Pedukuhan Jamus pada Rabu (14/01/2026), dengan menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Munawir, S.Ag.
Dalam tausiyahnya di hadapan warga lansia, Munawir menekankan bahwa kesempurnaan iman tidak hanya diukur dari ibadah ritual semata. Ia menjelaskan bahwa hubungan antarmanusia (hablun minannas) memiliki kedudukan yang sangat penting dan tidak boleh dikesampingkan di samping hubungan dengan Allah (hablun minallah). “Banyak keutamaan bagi mereka yang mampu menjaga hubungan baik dengan sesama. Rasulullah SAW bahkan memberikan jaminan keselamatan dari api neraka bagi pribadi yang memiliki empat sifat mulia,” ujar Munawir.
Empat sifat tersebut, lanjut Munawir, adalah:
- Hayyin: Pribadi yang tawadlu (rendah hati) dan tenang.
- Layyin: Pribadi yang memiliki kelembutan hati dan tutur kata.
- Qarbin: Pribadi yang ramah, mudah akrab, dan bersahaja tanpa menjaga jarak (jaga imej).
- Sahlin: Pribadi yang ringan tangan dan selalu memudahkan urusan orang lain.
Munawir juga menambahkan bahwa akhlak mulia kepada sesama tersebut lahir dari hati yang bersih. Menurutnya, hati yang selamat adalah hati yang terbebas dari sifat keras hati dan kesombongan.
Kegiatan ini bukan sekadar penyuluhan agama biasa, melainkan bentuk nyata sinergi Penyuluhan Agama Lintas Sektoral. KUA Pengasih menggandeng PLKB dan Puskesmas 1 Pengasih untuk memberikan layanan komprehensif bagi para lansia.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Tri Wahyuni dari PLKB serta Cahyani selaku kader Posyandu Dusun Jamus. Kehadiran mereka memastikan bahwa selain siraman rohani, kesehatan fisik dan pendampingan sosial bagi para lansia juga tetap terpantau dengan baik.
Dihubungi secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I, M.S.I, memberikan apresiasi tinggi atas keberlangsungan program ini di tingkat pedukuhan. Ia menyatakan bahwa program Pusaka Sakinah bertujuan menciptakan ketahanan keluarga yang menyeluruh, termasuk bagi kelompok usia senja.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran KUA bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui materi yang disampaikan bapak Munawir, kami berharap para lansia di Jamus tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki ketenangan batin (sakinah) melalui akhlak yang baik kepada sesama. Itulah esensi dari keluarga dan masyarakat yang diberkahi,” ungkap Rangga.
Acara yang berlangsung hangat ini ditutup dengan diskusi interaktif, memperkuat silaturahmi antarwarga serta memberikan motivasi bagi para lansia untuk tetap produktif dan bahagia di masa tua.(lua/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!