Jelang Iduladha, KUA Galur Gelar Bimbingan Perkawinan di Hari Arafah

Kulon Progo (KUA Galur) – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H yang jatuh pada 27 Mei 2026, Kantor Urusan Agama Kapanewon Galur menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan pada Selasa (26/5/2026) di Balai Nikah KUA Galur. Kegiatan yang berlangsung tepat di Hari Arafah ini diikuti oleh 4 pasang calon pengantin yang akan segera melangsungkan pernikahan.

Acara dibuka oleh Penyuluh KUA Galur, Isnaini Mar’ah Azizah, S.Fil., yang mengawali sesi dengan mengajak para peserta berdiskusi mengenai harapan dan impian mereka setelah menikah. Suasana diskusi yang hangat dan interaktif tersebut menjadi pembuka yang menyentuh sebelum masuk ke sesi materi berikutnya.

Materi mengenai pengelolaan psikologi dan dinamika keluarga disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Galur, Burhanul Fahruda, S.Ag., yang memberikan bekal penting bagi para calon pengantin dalam menghadapi kehidupan rumah tangga.

Kegiatan kemudian ditutup dengan materi kesehatan reproduksi yang disampaikan oleh Ragil Wulandari, S.Pd., sebagai perwakilan dari BPKB Kapanewon Galur. Materi tersebut diberikan sebagai bekal bagi calon pengantin untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan harmonis.

Sebelum acara dimulai, para calon pengantin berkesempatan menyaksikan langsung prosesi akad nikah yang waktunya berdekatan dengan jadwal pelaksanaan bimbingan. Momen tersebut menjadi pengalaman tersendiri yang semakin mempersiapkan mental dan hati para peserta menjelang hari bahagia mereka.

Plh. KUA Galur, Sugianto, S.E.I., menyambut baik terlaksananya kegiatan ini dan mengapresiasi semangat para calon pengantin yang hadir di tengah suasana Hari Arafah yang penuh keberkahan.

“Alhamdulillah, bimbingan perkawinan hari ini berjalan dengan lancar. Kami merasa ini momen yang sangat istimewa karena dilaksanakan tepat di Hari Arafah, hari yang mulia bagi umat Islam. Semoga keberkahan hari ini turut menyertai perjalanan rumah tangga para calon pengantin,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa bimbingan perkawinan merupakan bekal yang tidak ternilai bagi pasangan yang akan menikah. (ama/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *