KUA Galur Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Pusaka Sakinah

Kulon Progo(KUA Galur) – Dalam rangka mewujudkan keluarga yang harmonis dan tangguh di tengah tantangan zaman, Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Galur kembali menggiatkan program Pusat Layanan Keluarga Sakinah (Pusaka Sakinah). Kali ini, pembinaan difokuskan pada Kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) yang bertempat di Padukuhan Nampan, Kalurahan Nomporejo, pada Senin (11/5/2026).
Kegiatan pembinaan ini dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Galur, Umi Maslakhah S.Ag. Dalam penyampaian materinya, Umi menekankan pentingnya fondasi agama dalam membangun dan mempertahankan keharmonisan rumah tangga, khususnya bagi keluarga penerima manfaat program sosial.
“Program Pusaka Sakinah hadir untuk memberikan pendampingan dan edukasi agar keluarga-keluarga di masyarakat tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga kokoh secara spiritual dan emosional. Mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah membutuhkan kerja sama dan saling pengertian antara suami dan istri,” ujarnya.
Selain pemaparan materi mengenai relasi sehat dalam keluarga, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para ibu anggota kelompok PKH Nampan Nomporejo tampak antusias menceritakan berbagai dinamika kehidupan rumah tangga dan pola asuh anak yang mereka hadapi sehari-hari. Pendekatan dialogis ini diharapkan mampu memberikan solusi praktis yang berlandaskan nilai-nilai agama.

Dikonfirmasi secara terpisah terkait kegiatan ini, Kepala KUA Galur, H. Afwan Zuhdi, S.Ag., M.A., memberikan apresiasi dan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa KUA saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi pernikahan, melainkan juga proaktif merawat ketahanan keluarga di masyarakat.
“KUA memiliki tanggung jawab moral untuk melakukan pendampingan pasca-pernikahan guna mencegah terjadinya krisis keluarga, seperti tingginya angka perceraian maupun KDRT. Sinergi layanan Pusaka Sakinah dengan kelompok PKH ini sangat strategis. Kita ingin memastikan bahwa upaya pengentasan kemiskinan (ekonomi) juga dibarengi dengan pembangunan mental, spiritual, dan keharmonisan rumah tangga,” tegas Afwan Zuhdi.
Pelaksanaan Pusaka Sakinah pada kelompok PKH ini menjadi wujud nyata hadirnya Kementerian Agama di tengah masyarakat. Melalui kegiatan yang berkesinambungan, KUA Galur berharap kualitas ketahanan keluarga di wilayah Nomporejo dan sekitarnya dapat terus meningkat dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar. (Azz/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!