Kultum Siswa MTsN 1 Kulon Progo, Kupas Fenomena Tren Dunia dan Pengingat Menuju Surga

Kulon Progo (MTsN1KP) – Suasana khidmat menyelimuti kegiatan kerohanian pasca-salat zuhur berjemaah di MTsN 1 Kulon Progo pada Senin (18/5/2026). Perwakilan siswa kelas 8A, Danira Elvita Khoirunnisa tampil menyampaikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) di hadapan ratusan pasang mata guru dan sesama siswa. Dalam tausiahnya yang bertajuk Takut Ketinggalan Tren Dunia, Lupa Kereta Menuju Surga, Danira dengan runtut mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terjebak dalam gaya hidup keduniawian yang semu hingga melalaikan kewajiban beribadah sebagai modal menuju akhirat.

Penyampaian materi yang kontekstual dan dekat dengan keseharian remaja kekinian ini membuat para audiens menyimak dengan antusias. Danira menyoroti bagaimana media sosial seringkali membuat generasi muda terlalu sibuk mengejar popularitas dan tren digital yang terus berubah. Namun melupakan persiapan spiritual yang abadi. Melalui pesan moral yang disampaikan secara santun tersebut, kegiatan kultum bakda zuhur ini berhasil menjadi sarana refleksi bersama yang sejuk di tengah lingkungan madrasah.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Sutanto, S.Hum. menyatakan bahwa pembiasaan kultum ini merupakan bagian dari realisasi rencana kerja program unggulan Bina Anak Saleh Pemimpin Masa Depan (Bisa Mapan). “Program BISA MAPAN berkomitmen memberikan panggung seluas-luasnya bagi siswa untuk melatih mental kepemimpinan dan kemampuan orasi keagamaan sejak dini. Melalui mimbar kultum ini, kami tidak hanya menanamkan pemahaman agama yang kuat. Tetapi juga membentuk karakter pemimpin masa depan yang berani menyuarakan kebaikan,” ujar Sutanto.

Agenda rutin keagamaan ini sekaligus memperkuat komitmen MTsN 1 Kulon Progo dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang selaras dengan nilai-nilai Zona Integritas (ZI). Dengan adanya integrasi penguatan karakter melalui program BISA MAPAN, madrasah berharap pesan-pesan positif yang disampaikan antarsiswa ini mampu membangun ekosistem madrasah yang bersih, jujur, dan religius. Kegiatan bakda zuhur ini pun ditutup dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga madrasah untuk terus menjaga keseimbangan antara prestasi duniawi dan ukhrawi. (ima/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *