Putihnya Ihram, Bersihnya Hati

Aulya Nur Fathonah
Siswa MTsN 2 Kulon Progo

Kain putih melingkar sederhana,
Tanpa megah, tanpa harta, tanpa beda.
Semua langkah menuju Kakbah,
Membawa doa yang sama arah.

Di bawah langit Tanah Suci,
Air mata jatuh tanpa disadari,
Memohon ampun sepenuh hati,
Atas dosa yang pernah terjadi.

Talbiyah menggema begitu indah,
Menghidupkan jiwa yang lama lelah,
Setiap langkah terasa ringan,
Saat hati penuh penyerahan.

Putihnya ihram bukan sekadar pakaian,
Namun lambang ketulusan dan keimanan,
Mengajarkan manusia untuk kembali
Menjadi hamba yang bersih hati.

Tanah suci bukan sekadar tempat,
Melainkan tujuan bagi hati yang penat,
Tempat seorang hamba berserah
Dan mengadu segala lelah.

Ya Allah,
Jika belum saatnya aku tiba,
Jangan hilangkan rindu ini dari dada,
Agar namamu tetap hidup
Di setiap langkah dan doa.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *