Penyuluh KUA Pengasih Ajak Warga Senior Syukuri Nikmat Usia dan Jaga Kesehatan

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Kehadiran Penyuluh Agama Islam kini semakin dirasakan manfaatnya di tengah berbagai lapisan masyarakat. Bertempat di Dusun Cekelan, Kalurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih, Penyuluh KUA Pengasih hadir memberikan pendampingan rohani sekaligus perkenalan dalam kegiatan Pusaka Sakinah di Posyandu Lansia pada Rabu (03/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan fisik secara menyeluruh oleh tim dari Puskesmas 2 Pengasih yang dipimpin langsung oleh Purwinarsih, A.Md.Keb. Para lansia tampak antusias mengantre untuk memeriksakan tensi darah, menimbang berat badan, hingga berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan khas usia senja.

Setelah pemeriksaan medis usai, acara dilanjutkan dengan sesi kepenyuluhan rohani yang dibawakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Luazizah, S.H.I. Mengingat ini merupakan pertemuan awal sekaligus ajang perkenalan, Luazizah membawakan materi ketahanan keluarga yang menyentuh hati dengan mengajak para lansia untuk senantiasa merawat rasa syukur. “Bapak dan Ibu sekalian, diberikan umur yang panjang hingga mencapai usia senja adalah salah satu nikmat terbesar yang Allah SWT titipkan kepada kita. Di usia ini, nikmat waktu luang dan kesempatan untuk memperbanyak ibadah serta mendekatkan diri kepada Sang Pencipta adalah anugerah yang sangat mahal. Mari kita isi sisa usia ini dengan hati yang lapang, selalu bersyukur, dan menjaga kesehatan agar ibadah kita tetap prima,” ajak Luazizah dengan gaya penyampaian yang sejuk.

Kehadirannya di tengah-tengah kegiatan lansia ini mendapat respons yang sangat positif dari para penggerak lokal. Yayuk, salah satu kader Posyandu Lansia Dusun Cekelan, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya atas sinergi ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Luazizah dari KUA Pengasih yang sudah berkenan rawuh dan mendampingi simbah-simbah di Dusun Cekelan ini. Kehadiran penyuluh agama memberikan warna baru yang sangat positif. Jadi, tidak hanya fisiknya saja yang diperiksa oleh Puskesmas, tetapi batin dan rohani para lansia juga ikut dicas dengan siraman rohani yang menyehatkan,” ungkap Yayuk penuh syukur.

Secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., memberikan dukungan penuh atas perluasan jangkauan kepenyuluhan yang menyasar kelompok lansia ini. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan spiritual di usia senja sangat memengaruhi kualitas hidup seseorang. “Lansia merupakan salah satu kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus, tidak hanya dari sisi pemenuhan kesehatan fisik yang sudah sangat baik dijalankan oleh Puskesmas 2 Pengasih, tetapi juga dari sisi ketenangan jiwa. KUA Pengasih berkomitmen untuk hadir mendampingi mereka dalam kegiatan pusaka sakinah ini,” kata Rangga.

Beliau juga menambahkan bahwa kebahagiaan psikologis yang dibangun melalui rasa syukur dapat menjadi obat alami yang meningkatkan imunitas tubuh para lansia. “Apa yang dilakukan oleh Mbak Luazizah dengan mengajak bersyukur dan membedah nikmat usia adalah bagian dari traumatik-healing dan penguatan mental spiritual. Ketika hati para orang tua kita ini tenang dan bahagia karena dekat dengan agamanya, maka fisiknya pun akan ikut sehat. Insyaallah, pendampingan di Posyandu Lansia Dusun Cekelan ini akan terus berjalan secara berkesinambungan,” pungkas Rangga.(lua/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *