Sinergi Lintas Sektor, KUA Panjatan Hadiri Lokakarya Mini Puskesmas Panjatan II

Kulon Progo (KUA Panjatan) – KUA Kapanewon Panjatan meneguhkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan masyarakat dengan menghadiri kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor yang diselenggarakan oleh Puskesmas Panjatan II. Pertemuan strategis ini berlangsung di Aula Balai Desa Bugel pada Rabu (3/6/2026) mulai pukul 08.00 -12.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan instansi di wilayah Kapanewon Panjatan. Tampak hadir dalam forum tersebut Panewu Panjatan, perwakilan dari Polsek Panjatan, Koramil Panjatan, jajaran Puskesmas Panjatan II, serta sejumlah tamu undangan terkait. Sementara itu, KUA Kapanewon Panjatan diwakili oleh Penyuluh Agama Islam, Wisnu Murti, S.H.I., M.S.I.

Di tempat terpisah, Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi pelaksanaan lokakarya mini ini. Menurutnya, koordinasi antar-instansi merupakan kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat, termasuk sektor kesehatan fisik maupun mental keluarga.

“Kami sangat mengapresiasi agenda Lokakarya Mini Lintas Sektor yang diinisiasi oleh Puskesmas Panjatan II. KUA tidak bisa berjalan sendiri dalam mengedukasi masyarakat. Melalui forum seperti ini, kita bisa memetakan masalah bersama dan bergerak secara terpadu,” ungkap Basid.

Dalam pertemuan berkala tersebut, selain membahas evaluasi program kesehatan umum dan sinkronisasi data, forum secara khusus juga menyoroti pentingnya isu kesehatan mental (mental health) di tengah masyarakat. Tekanan ekonomi, keharmonisan keluarga, hingga pola asuh anak disinyalir menjadi faktor yang sangat memengaruhi stabilitas mental masyarakat saat ini. Melalui lokakarya ini, dirumuskan langkah strategis dan penanganan terpadu agar edukasi kesehatan jiwa dapat menyentuh seluruh lapisan warga di wilayah kerja Puskesmas Panjatan II.

Kehadiran aktif KUA Panjatan serta pembahasan mengenai kesehatan mental ini merupakan wujud nyata pelaksanaan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), khususnya terkait Revitalisasi KUA sebagai pusat layanan keagamaan multidimensi dan ketahanan keluarga.

Saat ini, Kemenag RI gencar mengampanyekan program Pusaka Sakinah (Pusat Layanan Keluarga Sakinah) serta Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin. Dalam program-program tersebut, aspek kesehatan mental menjadi salah satu materi fundamental. KUA menekankan bahwa ketahanan keluarga yang kokoh tidak hanya dibangun dari kesiapan finansial dan fisik, melainkan juga kesiapan mental dan spiritual guna mencegah terjadinya domestikasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perceraian, hingga dampak buruk pada psikologis anak (stunting non-fisik).

Melalui sinergi lintas sektor ini, Penyuluh Agama KUA Panjatan dapat mengintegrasikan pendekatan bimbingan keagamaan (psiko-spiritual) dengan layanan kesehatan medis dari Puskesmas, demi mewujudkan masyarakat Panjatan yang sehat, tangguh, serta bahagia lahir dan batin. (win/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *