KUA Samigaluh dan BMM Kolaborasi Majukan Kampung Zakat Sidoharjo

Kulon Progo (KUA Samigaluh) – Upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan ekonomi umat terus dilakukan. Baitul Maal Muamalat (BMM) bersama Kementerian Agama RI menggelar Sosialisasi dan Perumusan Pengurus Kampung Zakat Kelurahan Sidoharjo, bertempat di Kantor Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Samigaluh, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Kampung Zakat Kementerian Agama yang bertujuan mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan yang berkelanjutan.

Hadir mewakili Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Rohmad Muchobah dan Darsa, yang memberikan dukungan terhadap pembentukan kepengurusan Kampung Zakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, pemerintah kalurahan, dan masyarakat.
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa Kampung Zakat bukan sekadar program penyaluran bantuan, melainkan sebuah gerakan pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan pendampingan secara berkelanjutan agar masyarakat mampu berkembang secara mandiri, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun keagamaan.
Melalui forum ini juga dilakukan perumusan kepengurusan Kampung Zakat Sidoharjo sebagai langkah awal untuk mengawal pelaksanaan program di lapangan. Pengurus yang terbentuk nantinya akan menjadi mitra dalam menyusun program, melakukan pendampingan, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan tepat sasaran.

Program pendampingan Kampung Zakat di Kalurahan Sidoharjo akan difokuskan pada pengembangan potensi unggulan masyarakat, meliputi kelompok petani kopi Sidoharjo, kawasan wisata Gunung Kendil, dan destinasi wisata Curug Perawan Sidoharjo. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara profesional dengan dukungan berbagai pihak.
Perwakilan Kementerian Agama menyampaikan apresiasi kepada Baitul Maal Muamalat yang telah menginisiasi pelaksanaan program di Sidoharjo. Sinergi antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, pemerintah kalurahan, serta masyarakat diharapkan mampu menjadikan Kampung Zakat sebagai model pemberdayaan yang berdampak nyata.
KUA Samigaluh yang diwakili Slamet Suwanto dan Nurhadi menyambut baik hadirnya Program Kampung Zakat di wilayahnya. Melalui kolaborasi yang kuat dan semangat gotong royong, program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, serta mewujudkan kemaslahatan bersama melalui pengelolaan zakat yang tepat sasaran dan berkelanjutan.(nur/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!