MAN 2 Kulon Progo Perkuat Sinergi dan Komitmen Pelayanan Prima Melalui Raker dan Capacity Building
Pacitan (MAN 2 Kulon Progo) – MAN 2 Kulon Progo sukses menutup rangkaian Rapat Kerja (Raker) tahun 2026 dengan melaksanakan kegiatan capacity building yang dipusatkan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Rabu, 9 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi mendalam atas seluruh program kerja yang telah dirumuskan dalam Raker sebelumnya, yang berlangsung pada Senin hingga Kamis, 8-11 Juni 2026, di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo.

Agenda ini dihadiri oleh seluruh jajaran guru, pendidik, dan tenaga kependidikan MAN 2 Kulon Progo. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kadir, M.S.I. dari Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kulon Progo dan Pengawas Madrasah, Kalimah, S.Ag., M.A., yang memberikan arahan strategis bagi pengembangan institusi ke depan.
Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, M.S.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya agenda ini sebagai sarana penyegaran sekaligus penguatan komitmen seluruh stakeholder. Menurutnya, Raker bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi bagi arah gerak madrasah. Ia menyampaikan bahwa melalui refleksi hasil Raker dan kegiatan di luar ruangan ini, diharapkan terbangun solidaritas yang lebih kuat. Ia mengajak seluruh elemen madrasah untuk menjadikan hasil Raker sebagai kompas dalam bekerja, sehingga setiap program yang direncanakan dapat berdampak langsung bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada seluruh pemangku kepentingan, terutama siswa dan orang tua.
Senada dengan hal tersebut, Kadir, M.S.I. memberikan apresiasi tinggi atas capaian prestasi yang diraih oleh keluarga besar MAN 2 Kulon Progo, baik oleh madrasah itu sendiri, para guru, tenaga kependidikan, maupun para siswa. Ia menekankan agar seluruh hasil Raker dilaksanakan secara maksimal guna memastikan terciptanya pelayanan prima dalam bidang pendidikan. Lebih lanjut, Kadir berharap pembangunan Zona Integritas di madrasah dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan, sehingga predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani atau WBBM dapat segera diraih sebagai bukti nyata tata kelola madrasah yang akuntabel dan transparan.
Dalam arahannya, Pengawas Madrasah, Kalimah, S.Ag., M.A. menekankan betapa krusialnya tahapan evaluasi program yang terstruktur bagi soliditas dan keberhasilan tim kerja. Ia menjabarkan bahwa proses evaluasi yang ideal harus dimulai dari menentukan regulasi atau kebijakan sebagai payung hukum dan landasan utama, dilanjutkan dengan menyusun program per komisi untuk memetakan rencana kerja secara spesifik sesuai bidang masing-masing. Langkah selanjutnya adalah menentukan indikator ketercapaian sebagai tolok ukur atau target yang jelas agar keberhasilan program dapat diukur secara objektif, serta diakhiri dengan evaluasi dan menentukan tindak lanjut untuk menganalisis hasil pelaksanaan guna merumuskan langkah perbaikan program pada tahun berikutnya.
Usai sesi evaluasi, seluruh peserta melanjutkan kegiatan capacity building dengan agenda outbound yang berlokasi di area Sungai Cokel dan Pantai Kasap. Kegiatan ini dirancang bukan sekadar untuk rekreasi, melainkan sebagai media untuk membangun kerja sama tim yang solid, memupuk empati, serta meningkatkan koordinasi antarstaf.
Melalui dinamika kelompok dalam outbound, para peserta diajak untuk melatih komunikasi efektif, pemecahan masalah secara kreatif, dan ketahanan dalam menghadapi tekanan kerja. Harapannya, semangat kebersamaan dan kerja sama yang terbentuk dari kegiatan ini dapat diimplementasikan di lingkungan madrasah, sehingga pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan pelanggan dan efisiensi kerja dapat terwujud secara konsisten di MAN 2 Kulon Progo. (gia)




Alhamdulillah, barakallah..
MANDAKU siap menuju Madrasah Unggul
Barokallah untuk Mandaku. Terimakasih banyak untuk support selalu dari kantor Kemenag Kab. Kulon Progo
bravo Mandaku