Musera Sabet Barung Tergiat III pada Penutupan PERSARI

Kulon Progo (Musera) – Puncak acara Perkemahan Sehari (PERSARI) MI se-Kulon Progo resmi berakhir dengan upacara penutupan gabungan dan pembagian hadiah pada Kamis (30/7/2026) sore. Kontingen MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) tampak tertib dan khidmat mengikuti seluruh rangkaian prosesi penutupan di Bumi Perkemahan Memorial Camp Banaran, Sentolo. Kedisiplinan dan kerja keras yang ditunjukkan oleh para Hizbul Wathan (HW) Musera sepanjang hari akhirnya membuahkan hasil manis di atas panggung kehormatan.

Dalam pengumuman kejuaraan tersebut, kontingen Musera sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih predikat Barung Tergiat III dalam ajang PERSARI tahun ini. Keberhasilan ini disambut dengan rasa syukur yang mendalam oleh seluruh keluarga besar madrasah yang hadir di lokasi. Prestasi ini membuktikan bahwa kualitas Hizbul Wathan (HW)  dan mentalitas bertanding yang dimiliki oleh para peserta dididk Musera mampu bersaing secara positif di tingkat kabupaten Kulon Progo.

Kepala MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera), Sumarsih, M.S.I. mengaku sangat bangga dengan pencapaian dan piala yang berhasil dibawa pulang oleh anak didiknya. Ia berharap momentum juara ini bisa menjadi batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan.

”Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bersyukur atas hasil luar biasa yang diperoleh anak-anak hari ini. Meraih predikat Barung Tergiat III adalah sebuah kehormatan dan bukti bahwa anak-anak Musera memiliki daya juang tinggi. Semoga pencapaian ini membuat kita semua tambah semangat dan lebih termotivasi untuk mempersiapkan diri dengan lebih matang pada tahun berikutnya,” ujar Kamad.

Rasa bahagia dan lega juga terpancar dari wajah para guru pendamping yang setia mengawal jalannya perlombaan dari pagi hingga sore hari. Pendamping kontingen putri, Fita Haryanti, S.Or., tersenyum lega sambil terus memberikan suntikan motivasi agar para murid tidak cepat berpuas diri dengan hasil saat ini. ”Alhamdulillah, kerja keras, cucuran keringat, dan kekompakan yang solid di dalam kontingen ini akhirnya mendapatkan hasil yang nyata di atas podium. Namun, kita tidak boleh cepat puas sampai di sini saja. Melainkan harus terus belajar dan berusaha lebih giat serta lebih baik lagi untuk menghadapi kegiatan-kegiatan yang selanjutnya,” tegas Fita.

Upacara penutupan PERSARI ditutup secara resmi dengan doa bersama dan penurunan bendera kegiatan oleh panitia daerah. Dengan membawa pulang trofi Barung Tergiat III, kontingen Musera kembali ke madrasah dengan kepala tegak dan sejuta pengalaman berharga. Pihak madrasah berkomitmen untuk terus menghidupkan kegiatan kepanduan di lingkungan madrasah sebagai wadah utama dalam membentuk karakter generasi muda yang cerdas, disiplin, berakhlak mulia, dan bermental juara. (ist/abi).

#KementerianSemuaAgama

#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *