Penyuluh Agama KUA Galur Isi Parenting pada Serah Terima Murid TK ABA Bapangan

Kulon Progo (KUA Galur) – Menyongsong tahun ajaran baru, TK ABA Bapangan menggelar acara Serah Terima Murid yang berlangsung khidmat pada Selasa (30/6/2026). Bertempat di komplek TK ABA Bapangan, acara ini tidak hanya menjadi momentum pelepasan siswa, tetapi juga diisi dengan pembekalan rohani bagi para orang tua melalui sesi parenting islami.

Hadir sebagai pembicara, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Galur, Isnaini Mar’ah Azizah, S.Fil.I., M.S.I. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema sentral tentang meneladani pola asuh dan keteguhan iman Nabi Ibrahim AS dalam mendidik keluarga.

Di hadapan para wali murid dan guru, Isnaini menekankan pentingnya peran orang tua sebagai madrasah pertama (al-madrasatu al-ula) bagi anak-anak. Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim AS memberikan cetak biru (blueprint) terbaik bagaimana membangun komunikasi yang dialogis dan menanamkan tauhid sejak dini kepada anak.

“Nabi Ibrahim AS adalah potret sukses seorang ayah yang berhasil mendidik putranya, Nabi Ismail AS, menjadi pribadi yang saleh dan taat. Kuncinya ada pada doa yang tidak pernah putus, keteladanan sikap, serta pembiasaan dialog yang santun antara orang tua dan anak,” ujar Isnaini.

Ia juga mengingatkan bahwa di era digital yang penuh tantangan, membentengi anak dengan nilai-nilai agama menjadi hal yang penting. Selepas lulus dari jenjang TK, anak-anak akan memasuki lingkungan baru di sekolah dasar, di mana fondasi karakter yang telah dibentuk di rumah dan di TK akan diuji.

Kepala KUA Kapanewon Galur, H. Afwan Zuhdi, S.Ag., M.A., mengapresiasi sinergi yang terjalin antara penyuluh agama dan lembaga pendidikan anak usia dini di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran penyuluh dalam forum parenting merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Kementerian Agama dalam mengawal ketahanan keluarga sejak dini.

“Kami sangat mendukung langkah aktif para penyuluh yang turun langsung ke masyarakat, khususnya dalam momentum strategis seperti pelepasan siswa TK ABA Bapangan ini. Pendidikan karakter anak tidak bisa dibebankan kepada sekolah semata, melainkan harus berakar kuat dari pola asuh di dalam rumah,” ujarnya.

Afwan menambahkan bahwa tema keteladanan Nabi Ibrahim AS sangat relevan dengan tantangan zaman. Di tengah arus informasi dan teknologi, orang tua dituntut memiliki visi pengasuhan yang jelas dan berbasis spiritual.

“Harapan kami, materi parenting ini menjadi bekal berharga bagi para wali murid agar lebih siap mendampingi fase tumbuh kembang anak selanjutnya. KUA Galur berkomitmen untuk terus membuka kerja sama dan memberikan bimbingan keagamaan bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Afwan.

Acara diakhiri dengan penyerahan kembali berkas siswa dari pihak sekolah kepada orang tua secara simbolis, diiringi doa bersama agar anak-anak yang lulus menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi agama serta bangsa. (rny/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *