Cegah Judi Online dan Dorong Kemandirian Warga, KUA Pengasih Gelar Pembinaan Terpadu SIKAP BAIK di Kopat

Kulon Progo (KUA Pengasih) – KUA Pengasih terus konsisten mengedukasi masyarakat melalui program SIKAP BAIK (Sinergi KUA dan PKH Berdaya Agamis Inklusif). Kali ini, kegiatan pembinaan Majelis Taklim (MT) At-Tazkiyah digelar di kediaman Sumi, Dusun Kopat RT 08, Karangsari, Pengasih, Selasa (18/8/2026).

Agenda ini menghadirkan sinergi antara Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Muhammad Munawir, S.Ag, dan Pendamping PKH Kementerian Sosial, Emi Listiawati, S.Pd, di hadapan para warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dalam sesi pendampingan sosial, Pendamping PKH Emi Listiawati, S.Pd, memberikan peringatan tegas mengenai maraknya fenomena judi online yang dapat merugikan penerima bantuan sosial secara langsung. “Penerima PKH maupun anggota keluarga yang terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK) jika terindikasi terlibat judi online akan terancam dihentikan bantuan PKH-nya. Pemerintah berkomitmen agar dana bantuan sosial benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan keluarga, pemenuhan gizi, dan pendidikan anak, bukan untuk aktivitas ilegal yang merusak,” tegas Emi Listiawati, S.Pd.

Menindaklanjuti edukasi tersebut, Penyuluh Agama Islam, Muhammad Munawir, S.Ag, memberikan tausiyah penguatan keimanan agar warga tidak tergiur oleh jalan pintas yang merusak seperti judi online. Beliau menekankan pentingnya ikhtiar yang halal dan sikap tawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Poin-poin spiritual yang disampaikan antara lain: Satu; Solusi atas Permasalahan Hidup: Manusia yang bersungguh-sungguh menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya akan selalu dibukakan jalan keluar dari berbagai kesulitan. Dua; Rezeki Tak Terduga: Ketaatan dan kejujuran dalam berikhtiar menjadi kunci datangnya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Tiga; Jaminan Kecukupan melalui Tawakal: Orang yang menyerahkan segala urusannya kepada Allah setelah berikhtiar maksimal akan dicukupkan segala kebutuhan hidupnya dengan penuh ketenangan.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I, M.S.I, memberikan penegasan terkait urgensi perlindungan keluarga dari pengaruh judi online. “Maraknya judi online merupakan ancaman nyata bagi ketahanan ekonomi dan keharmonisan rumah tangga. Melalui program SIKAP BAIK ini, KUA Pengasih hadir tidak hanya untuk memberikan edukasi dari sisi keagamaan, tetapi juga untuk membentengi moral masyarakat agar senantiasa mencari rezeki yang halal dan berikhtiar secara benar demi mewujudkan keluarga yang sakinah dan berkeberkahan,” ujar Rangga.(lua/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *