KUA Lendah Dampingi Lansia Nglatiyan 2, Tekankan Pentingnya Istighfar dan Syukur

Kulon Progo (KUA Lendah) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Lendah melalui Penyuluh Agama Islam, Agus Prasmono, S.Ag., dan Rr. Siti Fauziyah, S.Ag., M.Pd., mendampingi kegiatan Posyandu Lansia di Nglatiyan 2, Kalurahan Ngentakrejo, Jumat (7/8/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di rumah Dukuh Nglatiyan 2, Yulianto Prasetiawan, tersebut diikuti sekitar 30 lansia. Pendampingan turut melibatkan mahasiswa PPL UIN Alauddin Makassar dan kader kesehatan setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Siti Fauziyah menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk memberikan pendampingan keagamaan kepada para lansia. Ia mengajak peserta untuk meningkatkan ibadah sesuai dengan kemampuan dan kondisi fisik masing-masing.
“Mari kita membiasakan diri untuk berdzikir. Di usia lanjut, tenaga dan kondisi fisik tentu tidak seperti ketika masih muda. Karena itu, ibadah dzikir menjadi salah satu amalan yang mudah dilakukan dan dapat terus diamalkan,” ungkap Fauziyah.

Peserta kemudian diajak mempraktikkan zikir istighfar secara bersama-sama sebagai salah satu ikhtiar menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, materi tentang pentingnya bersyukur disampaikan oleh Mustaqim, mahasiswa PPL UIN Alauddin Makassar.
Kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta antusias mengikuti materi dan berbagi pengalaman selama sesi diskusi.
Kepala KUA Kapanewon Lendah, Zamroni, S.Ag., M.S.I., mengapresiasi sinergi antara KUA, kader kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat dalam pendampingan lansia. Menurutnya, pembinaan keagamaan dapat menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan lansia secara menyeluruh.
“Kami berharap pendampingan seperti ini menjadi ruang untuk saling belajar dan mengingatkan dalam kebaikan. Dengan sinergi yang berkelanjutan, pemahaman keagamaan dapat semakin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Zamroni. (gus/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!