Perkuat Komitmen, Penghulu Kulon Progo Perbarui Pakta Integritas
Kulon Progo (Kankemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo melaksanakan pertemuan seluruh penghulu. Agenda tersebut dalam rangka penandatanganan pembaruan Pakta Integritas, sosialisasi pencegahan gratifikasi, serta evaluasi pelaksanaan Program Pusaka Sakinah. Kegiatan berlangsung pada di Aula PLHUT kantor setempat, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen para penghulu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, berintegritas, transparan, dan bebas dari praktik korupsi maupun pungutan liar.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kankemenag Kulon Progo, Qomaruzzaman, S.Ag., M.S.I., menjelaskan bahwa pembaruan Pakta Integritas diperlukan sebagai bentuk peneguhan kembali komitmen para penghulu dalam menjalankan tugas kedinasan.
“Pembaruan pakta integritas ini penting. Terutama karena saat ini ada teman-teman PNS penghulu yang baru. Ini menjadi kesempatan untuk menyamakan kembali komitmen dan memastikan seluruh penghulu memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pakta Integritas tidak sekadar menjadi dokumen administrative. Tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan pelaksanaan tugas sehari-hari. Khususnya ketika penghulu berhadapan langsung dengan masyarakat.
Sementara itu Kepala Kankemenag Kabupaten Kulon Progo, Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa penghulu memiliki posisi penting. Yakni sebagai bagian dari pelayanan publik Kementerian Agama. Oleh karena itu, setiap pelayanan harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi integritas.
“Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan tanpa korupsi dan tanpa pungutan liar. Apabila ada gratifikasi, harus ditolak dan dilaporkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Wahib berharap seluruh penghulu senantiasa menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas kedinasan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat harus menjadi sesuatu yang dijaga bersama melalui pelayanan yang bersih, profesional, dan amanah.
“Integritas bukan hanya tertulis dalam pakta yang kita tandatangani. Tetapi harus benar-benar menjadi sikap dalam melaksanakan tugas. Penghulu harus mampu menjadi contoh dalam memberikan pelayanan yang bersih dan berorientasi kepada masyarakat,” lanjutnya.
Materi penguatan integritas juga disampaikan oleh Ketua Bodronoyo (Paguyuban Lurah Kulon Progo), Danang Subiantoro. Ia menguatkan pesan Kepala Kankemenag terkait pentingnya menjaga pelayanan publik agar tetap terbebas dari gratifikasi.
Menurutnya, dalam kehidupan bermasyarakat terdapat berbagai budaya dan tradisi. Termasuk budaya Jawa yang menjunjung tinggi nilai penghormatan, unggah-ungguh, dan saling menghargai. Namun demikian, nilai-nilai budaya tersebut tetap harus ditempatkan secara proporsional dan tidak menjadi alasan untuk membenarkan pemberian yang termasuk gratifikasi.
“Budaya Jawa harus tetap kita hargai. Tetapi integritas juga harus kita jaga. Jangan sampai budaya saling menghormati kemudian dijadikan alasan untuk menghalalkan gratifikasi,” tegas Danang.
Selain pembaruan Pakta Integritas dan sosialisasi pencegahan gratifikasi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Pusaka Sakinah yang selama ini telah berjalan di lingkungan KUA.
Evaluasi dilakukan untuk melihat pelaksanaan program, mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki, serta memperkuat sinergi para penghulu dalam menghadirkan layanan dan pendampingan yang mendukung terwujudnya keluarga yang sakinah.
Melalui kegiatan tersebut Kankemenag Kulon Progo berharap seluruh penghulu semakin memahami bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam memberikan pelayanan. Komitmen tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Tetapi diwujudkan melalui pelayanan yang profesional, bersih, amanah, dan sepenuh hati. Sekaligus terus meningkatkan kualitas Program Pusaka Sakinah bagi masyarakat. (ihz/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!