Lansia Sehat Lahir Batin: KUA Pengasih dan PKH Jombokan Gelar Program SIKAP BAIK dan Pusaka Sakinah

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Dalam upaya mewujudkan masyarakat lansia yang berdaya, sehat, dan bahagia, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih menggandeng Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menyelenggarakan kegiatan integrasi SIKAP BAIK (Sinergi KUA dan PKH, Berdaya Agamis Inklusif) dan Pusaka Sakinah, pada Kamis (6/8/2026). Acara ini berlangsung di kediaman Ibu Anna, tempat Pertemuan Peningkatan Kuasa Keluarga (P2K2) PKH Padukuhan Jombokan, Kalurahan Tawangsari, pada Rabu siang pukul 11.15 WIB.

Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Munawir, S.Ag., menyampaikan materi spiritual bertema “Lansia Sehat Lahir Batin”. Dalam pemaparannya, Munawir menekankan enam pilar utama untuk mencapai kedamaian jiwa di usia senja yaitu Satu; Memaafkan: Melepaskan ganjalan dan rasa benci terhadap orang lain. Dua; Minta Maaf: Merendahkan hati untuk mengakui kesalahan demi ketenangan pikiran. Tiga; Mutmainah dengan Zikir: Menjaga jiwa tetap tenang melalui pengingatan kepada Allah secara konsisten. Empat; Jangan Baper: Tidak mudah memasukkan setiap perkataan atau tindakan orang lain ke dalam hati. Lima; Syukur: Mengapresiasi setiap nikmat umur dan kesehatan yang tersisa. Enam; Rida Takdir: Menerima setiap ketentuan Allah dengan ikhlas dan lapang dada.

Di sisi lain, Pendamping PKH, Emi Listiawati, S.Pd., melengkapi penguatan tersebut dari sudut pandang fisik melalui materi “Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengikuti Posyandu Lansia”. Emi mengimbau para anggota PKH untuk rutin memeriksa kesehatan secara berkala di Posyandu Lansia terdekat agar kualitas hidup di masa tua tetap terjaga.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor ini. “Sinergi antara program SIKAP BAIK, Pusaka Sakinah KUA Pengasih, dan PKH merupakan langkah nyata dalam merawat lansia secara holistik. Lansia tidak hanya membutuhkan fisik yang sehat melalui layanan medis dan Posyandu, tetapi juga jiwa yang tenang melalui bimbingan keagamaan. KUA Pengasih berkomitmen untuk terus hadir memberikan pendampingan keagamaan yang mencerahkan hingga ke tingkat padukuhan,” tegas Rangga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para lansia di Padukuhan Jombokan dapat menjalani masa tua dengan penuh keberkahan, sehat secara jasmani, dan tenteram secara rohani.(lua/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *