Cegah Anemia Sejak Dini, Murid MAN 3 Kulon Progo Jalani Skrining Hb

Kulon Progo (MAN 3 KP) – Sebanyak siswi kelas X putri MAN 3 Kulon Progo mengikuti pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan anemia, Selasa (08/09/2026) pagi. Kegiatan skrining kesehatan tersebut dilaksanakan oleh dua petugas dari Puskesmas Kalibawang di Ruang PUPR MAN 3 Kulon Progo mulai pukul 08.00 WIB. Koordinator/Pengurus Palang Merah Remaja (PMR) MAN 3 Kulon Progo, Siti Jauharoh, S.Ag., menyampaikan hal tersebut saat mendampingi pelaksanaan pemeriksaan.

“Pemeriksaan hemoglobin penting dilakukan pada usia remaja, khususnya bagi siswi putri, sebagai langkah untuk mendeteksi secara dini sekaligus mencegah anemia atau kurang darah,” ujar Siti.

Menurut Siti, masa remaja merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan sehingga kondisi kesehatan perlu mendapat perhatian. Pemeriksaan kadar hemoglobin menjadi salah satu upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan siswi sekaligus memberikan tindak lanjut apabila ditemukan kadar Hb di bawah batas normal.

“Dengan pemeriksaan ini, kondisi kadar hemoglobin siswi dapat diketahui lebih awal. Jika ditemukan adanya anemia, dapat segera dilakukan tindak lanjut sehingga tidak mengganggu kesehatan maupun aktivitas belajar siswi,” imbuhnya.

Sementara itu, skrining dilakukan oleh dua petugas/perawat dari Puskesmas Kalibawang, Etty Dwi Lastini Indira Sari bersama rekannya. Pemeriksaan dilakukan melalui pengambilan sampel darah untuk mengetahui kadar hemoglobin masing-masing siswi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, siswi dengan kadar Hb kurang dari 12 g/dL termasuk dalam kategori anemia atau kekurangan sel darah merah. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut yang diperlukan bagi siswi yang memiliki kadar hemoglobin di bawah batas normal.

Lebih lanjut, tindak lanjut bagi siswi yang terindikasi anemia dilakukan melalui pemberian tablet tambah darah (TTD) atau tablet Fe. Selain itu, siswi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola makan bergizi seimbang dengan memperhatikan prinsip Isi Piringku.

Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswi untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari melalui konsumsi makanan yang beragam dan bergizi. Pemenuhan asupan zat besi dan gizi seimbang menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan remaja putri serta membantu mencegah terjadinya anemia.

Siti berharap kegiatan pemeriksaan hemoglobin tidak hanya menjadi kegiatan pemeriksaan kesehatan semata, tetapi juga dapat menumbuhkan kesadaran para siswi untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuh dan kesehatan mereka sejak usia remaja.

“Semoga melalui kegiatan ini, siswi semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, mengonsumsi makanan bergizi, serta rutin mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran. Dengan tubuh yang sehat, mereka dapat belajar dan beraktivitas dengan lebih optimal,” pungkasnya. (Shi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *