Bara di Dada Pemuda

Azharul Hikmah
Murid MTsN 6 Kulon Progo
Tujuh belas Agustus bukan satu-satunya cerita,
Ada Oktober yang menorehkan janji setia.
Di ruang sempit penuh peluh dan tekad bulat,
Para pemuda berdiri, takluk tak sempat.
Mereka merajut benang-benang perbedaan,
Menjadi tenunan satu tujuan.
Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa,
Menggema kuat melintasi masa.
Kini giliran kita memegang kemudi,
Menyalakan asa di dalam diri.
Bukan dengan bambu runcing di tangan,
Tapi dengan karya, ilmu, dan ketulusan.



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!