MAN 2 Kulon Progo Gelar Survei KBC untuk Perkuat Karakter dan Ekosistem Pendidikan Berbasis Kasih Sayang

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Dalam upaya memperkuat penanaman nilai-nilai karakter dan kepedulian di lingkungan madrasah, MAN 2 Kulon Progo menggelar Survei Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan evaluatif ini berlangsung dengan tertib di Ruang Komputer 1, 2, dan 3 Gedung Keterampilan Terpadu Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo.
Pelaksanaan survei ini diikuti oleh civitas akademika madrasah sebagai responden, yang terdiri dari 3 orang perwakilan guru serta 30 peserta didik. Seluruh responden mengunduh dan mengisi instrumen secara daring melalui platform digital resmi Kompas Skola. Untuk mengukur pemahaman serta penerapan konsep KBC secara komprehensif, responden guru mengulas 60 butir soal evaluasi, sementara peserta didik menyelesaikan 35 butir soal.
Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan pendekatan pendidikan inovatif yang digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). KBC tidak hadir untuk menggantikan kurikulum nasional yang sedang berlaku, melainkan menjadi esensi dan pelengkap guna memperkuat pengembangan karakter peserta didik melalui prinsip kasih sayang, toleransi, serta kepedulian sosial.
Implementasi KBC di lingkungan madrasah berlandaskan pada lima pilar utama yang dikenal dengan Panca Cinta, yaitu cinta kepada Tuhan (Allah SWT dan Rasul-Nya), cinta ilmu pengetahuan, cinta diri sendiri dan sesama manusia, cinta lingkungan alam, dan cinta bangsa dan negara
Penyelenggaraan Survei KBC ini bertujuan untuk memetakan secara presisi pemahaman, kesiapan, serta sejauh mana pilar-pilar Panca Cinta telah terinternalisasi dalam interaksi pembelajaran dan kegiatan sehari-hari di madrasah.

Melalui asesmen ini, MAN 2 Kulon Progo memperoleh manfaat strategis berupa peta data evaluasi yang holistik. Hasil analisis survei ini akan menjadi dasar bagi manajemen madrasah dalam merancang program pembiasaan karakter yang lebih terarah, menciptakan iklim belajar yang inklusif dan humanis, serta mengintegrasikan nilai-nilai kasih sayang ke dalam seluruh proses pendidikan, termasuk pada program keterampilan vokasi TAV dan DKV.
Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., menyambut hangat dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan survei ini. Di sela-sela pemantauan kegiatan, beliau menegaskan pentingnya pendidikan yang menyentuh hati dan karakter peserta didik.
“Pelaksanaan Survei Kurikulum Berbasis Cinta ini merupakan momentum penting bagi MAN 2 Kulon Progo untuk mengukur sejauh mana nilai-nilai kasih sayang dan kepedulian telah mengakar dalam ekosistem pendidikan kita. KBC yang digagas Kementerian Agama ini memberikan penguatan nyata bahwa pendidikan tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual dan vokasional, tetapi juga membangun jiwa siswa melalui Panca Cinta. Hasil survei di Kompas Skola hari ini akan menjadi pijakan kami untuk terus menghadirkan suasana belajar yang ramah, santun, bermartabat, dan penuh rasa cinta,” tegas H. Riza Faozi.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Kulon Progo kembali menunjukkan komitmennya sebagai madrasah unggulan yang berfokus pada keseimbangan capaian akademik, keahlian vokasional, serta pembentukan karakter peserta didik berlandaskan nilai-nilai Panca Cinta. (gia)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!