GTK MAN 2 Kulon Progo Ikuti Sosialisasi dan Pembinaan Penggunaan Aplikasi SRIKANDI dari Kankemenag Kulon Progo

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MAN 2 Kulon Progo mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Penggunaan Aplikasi SRIKANDI yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kulon Progo. Acara berlangsung pada Selasa (20/10/2026) di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Kampus Pusat MAN 2 Kulon Progo, Jalan Pahlawan, Gotakan, Panjatan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh tim dari Kankemenag Kulon Progo dengan tujuan memastikan seluruh satuan pendidikan di lingkungan Kemenag Kulon Progo dapat menerapkan sistem administrasi dan pelayanan berbasis digital secara optimal, seragam, dan akuntabel.

Aplikasi SRIKANDI adalah Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian dan Administrasi Berbasis Terintegrasi yang dikembangkan di bawah naungan Kementerian Agama RI. Sistem ini dirancang sebagai wadah tunggal yang mengintegrasikan berbagai proses kerja, mulai dari pengelolaan data kepegawaian, perencanaan kegiatan, penginputan laporan kinerja, hingga pelayanan administrasi perkantoran secara elektronik.

Aplikasi ini memiliki sejumlah fungsi utama, antara lain mengelola data kepegawaian secara lengkap, akurat, dan terkini; mempermudah penyusunan perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan kinerja instansi; menjadi dasar pemberian layanan administrasi yang cepat, transparan, dan bebas hambatan birokrasi; dan menjamin keamanan serta kerahasiaan data melalui sistem terpusat yang terstandar.

Penerapan SRIKANDI sangat penting karena menjadikan tata kelola kelembagaan lebih bersih, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sistem ini meminimalkan kesalahan pencatatan, menghindari duplikasi data, serta mempercepat penyampaian informasi antar-tingkatan satuan kerja sehingga kinerja madrasah menjadi lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutan pembukaan acara, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menyambut baik kedatangan tim dari Kankemenag Kulon Progo. Beliau menyampaikan:

“Kehadiran tim pembinaan SRIKANDI ini adalah momen yang sangat kami nantikan. Di era digital saat ini, madrasah tidak boleh tertinggal dalam pemanfaatan teknologi. Aplikasi SRIKANDI bukan sekadar alat bantu administrasi, melainkan cermin kedisiplinan dan keterbukaan kita dalam melayani. Saya berpesan kepada seluruh staf dan guru, pelajari dan kuasailah sistem ini dengan sungguh-sungguh. Mari kita jadikan MAN 2 Kulon Progo sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga tertib, modern, dan terdepan dalam tata kelola pelayanan.”

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Kankemenag Kulon Progo, H. M. Qomaruzzaman, S.Ag., M.S.I., yang sekaligus menjadi pemateri utama, menegaskan urgensi keseragaman penerapan sistem ini di seluruh satuan kerja:

“SRIKANDI adalah satu pintu akses untuk semua urusan kita. Dengan satu sistem terintegrasi, data tidak lagi tersebar di mana-mana, dan laporan dapat diketahui secara langsung oleh pimpinan maupun instansi terkait. Ini bukan sekadar kewajiban, melainkan langkah nyata Kementerian Agama mewujudkan birokrasi yang sederhana, cepat, efektif, dan bebas dari praktik-praktik yang tidak sehat. Kami berharap MAN 2 Kulon Progo dapat menjadi pelopor dalam penerapan SRIKANDI secara penuh dan tepat waktu, sehingga menjadi teladan bagi madrasah lain di wilayah ini.”

Kegiatan sosialisasi dan pembinaan ini berlangsung interaktif. Para peserta memperoleh panduan praktis langkah demi langkah pengoperasian sistem serta kesempatan berkonsultasi langsung mengenai kendala yang selama ini dihadapi. Seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan antusias diikuti oleh para guru serta staf tata usaha MAN 2 Kulon Progo. (gia)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *