MTsN 1 Kulon Progo Gelar P3LP, Bekali Murid Keterampilan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis

Kulon Progo (MTsN1KP) – MTsN 1 Kulon Progo mengadakan kegiatan P3LP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis) pada Selasa (20/10/2026) di aula madrasah. Kegiatan ini bertujuan membekali murid dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan awal kepada diri sendiri maupun orang lain yang mengalami tekanan atau trauma psikologis.
Kegiatan tersebut menghadirkan dr. Sulistyo dari Puskesmas Wates sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, dr. Sulistyo menjelaskan pentingnya memahami kondisi psikologis seseorang serta mengetahui langkah-langkah yang tepat dalam memberikan pertolongan pertama ketika seseorang mengalami tekanan emosional akibat peristiwa yang tidak menyenangkan.
Tidak hanya menyampaikan materi, dr. Sulistyo juga memberikan simulasi kepada para peserta tentang cara melakukan pertolongan pertama pada luka psikologis. Melalui simulasi tersebut, peserta diajak mempraktikkan tindakan yang dapat dilakukan untuk membantu seseorang yang mengalami tekanan psikologis, seperti bersikap tenang, memberikan dukungan, mendengarkan dengan baik, dan menciptakan rasa aman bagi orang yang membutuhkan pertolongan.

Pembina UKS MTsN 1 Kulon Progo, Purwitaningrum, S.Sn., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi murid. “Kegiatan ini sangat bagus bagi murid. Dengan adanya kegiatan P3LP, murid menjadi tahu bagaimana harus bertindak ketika mengalami trauma psikologis atau ketika menjumpai teman yang sedang mengalami tekanan emosional. Harapannya, mereka dapat saling membantu, memberikan dukungan, dan tidak mengabaikan kondisi psikologis orang lain,” ungkap Purwitaningrum.

Melalui kegiatan P3LP ini, MTsN 1 Kulon Progo berharap murid semakin memiliki kepedulian terhadap kesehatan mental serta mampu membangun lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan saling mendukung. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga murid lebih siap menghadapi situasi sulit dan mengetahui kapan perlu meminta bantuan kepada guru, orang tua, atau tenaga profesional.
(ela)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!