Sambangi Ponpes Al Maunah, KUA Panjatan Sinergikan Program Kerja Lapangan dan Kajian Pekanan

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan menggelar kegiatan sambangan yang dirangkai dengan kajian rutin kebangsaan dan keagamaan di Pondok Pesantren Al Maunah, Kalurahan Bojong, Kapanewon Panjatan, pada Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 -11.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., bersama para Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan. Kedatangan rombongan KUA diterima secara hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Maunah beserta jajaran pengurus, serta jajaran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Acara dilanjutkan dengan forum diskusi dan kajian rutin pekanan yang dihadiri oleh sekitar 30 jamaah, yang terdiri dari santri, tokoh masyarakat setempat, dan mahasiswa KKN UNY. Focus diskusi dan materi utama dalam pertemuan tersebut membahas optimalisasi pelaksanaan program kerja lapangan serta penguatan pendampingan KUA terhadap lembaga pesantren di wilayah Kulon Progo.

Dalam sambutannya, Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini dan konsistensi Ponpes Al Maunah dalam membina masyarakat sekitar.

“Kami mengapresiasi keaktifan pengasuh pesantren dan adik-adik mahasiswa KKN UNY yang turut bersinergi dalam kegiatan kajian rutin ini. Kunjungan kerja lapangan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi sarana untuk memastikan kehadiran KUA secara nyata dalam mendampingi serta mengayomi lembaga pendidikan keagamaan di wilayah Panjatan,” ungkap H. Basid Rustami.

Kegiatan kunjungan kerja lapangan dan pembinaan majelis kajian ini selaras dengan program-program strategis Kementerian Agama Republik Indonesia, antara lain:

  • Revitalisasi KUA: Menjadikan KUA tidak hanya sebagai tempat pelayanan administratif nikah dan rujuk, melainkan sebagai pusat layanan keagamaan terdepan yang aktif turun ke lapangan (outreach) untuk melayani, membina, dan mendampingi umat.
  • Penguatan Kapasitas dan Kemandirian Pesantren: Upaya Kemenag dalam mendorong penguatan fungsi dakwah dan pendidikan pesantren melalui sinergi antara pejabat KUA, penyuluh agama, akademisi (mahasiswa KKN), dan pengasuh pesantren.
  • Pemberdayaan Penyuluh Agama Islam: Optimalisasi peran Penyuluh Agama Islam dalam menjalankan fungsi edukatif, informatif, dan konsultatif secara langsung di tengah majelis taklim dan pesantren binaan.

Melalui kegiatan lapangan ini, KUA Panjatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas bimbingan keagamaan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya masyarakat Panjatan yang religius, rukun, dan sejahtera. (win/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *