Semarak HSN 2026: KUA Nanggulan dan Lintas Sektor Bergotong Royong di Ponpes Al-Miftah Kauman

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Semangat Hari Santri Nasional (HSN) 2026 terus bergelora di wilayah Nanggulan. Kali ini, KUA Nanggulan bersama jajaran Kapanewon, Polsek, Koramil, mahasiswa KKN UNY, santri, dan masyarakat bahu-membahu melaksanakan kegiatan roan (bersih lingkungan) di Pondok Pesantren Al-Miftah, Kauman, Jatisarono, Nanggulan, pada Jumat (23/10/2026).

Sejak pagi, puluhan peserta tampak antusias membersihkan area pesantren. Mereka menyapu halaman, memangkas rumput liar, mengangkut sampah, serta menata lingkungan agar lebih asri dan nyaman. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pengurus pondok.

Panewu Nanggulan, Drs. Sri Wahyuniarto, M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh peserta. Menurutnya, kegiatan ini menjadi cermin indahnya kebersamaan dalam keberagaman.

“Kegiatan roan ini bukan sekadar bersih-bersih. Ini adalah simbol bahwa kita semua, dari berbagai elemen, bisa bersatu dalam kebaikan. Santri, aparat, mahasiswa, dan masyarakat bahu-membahu. Inilah semangat Hari Santri yang sesungguhnya Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas,” ujar Panewu.

Ia juga mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan pesantren adalah investasi kesehatan dan kenyamanan bagi para santri yang sedang menuntut ilmu. “Lingkungan yang bersih akan melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan siap menguatkan negeri” tambahnya.

Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., yang turut hadir dan turun langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa roan adalah wujud nyata dari nilai ekoteologi yang terus digaungkan Kementerian Agama.

“Kebersihan adalah bagian dari iman. Melalui roan ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membersihkan hati dan menanamkan kesadaran bahwa merawat bumi adalah ibadah. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi contoh nyata bahwa ekoteologi bukan hanya teori, tetapi praktik nyata di lapangan,” ujar Jemino.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk KKN UNY yang turut serta dalam kegiatan ini. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan bergotong royong. Semoga kebersamaan ini terus terjalin dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.

Kegiatan roan ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama. Suasana kebersamaan yang hangat terpancar dari senyum dan tawa para peserta, menandakan bahwa semangat HSN 2026 benar-benar hidup dan mengakar di tengah masyarakat Nanggulan. (cho/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *