Kolaborasi KUA Galur & KKN UII Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah

Kulon Progo (KUA Galur) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Indonesia (UII) 71 Unit 113 mengadakan pelatihan pemulasaran jenazah yang bekerjasama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Galur.

Acara yang berlangsung pada Jumat, (22/8/2025) pagi diselenggarakan di Kalurahan Nomporejo, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo.

Pelatihan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala KUA Kapanewon Galur H. Afwan Zuhdi beserta jajaran, mahasiswa KKN UII 71, Lurah Kalurahan Nomporejo Sapon Mahendro Susilo, kaum rois Nomporejo, serta warga masyarakat yang ingin menambah pengetahuan tentang tata cara pemulasaran jenazah sesuai syariat Islam.

Penyuluh Agama Islam KUA Galur, Mokhamad Yahya, S.Ag bertindak sebagai narasumber utama dalam yang menyampaikan materi secara komprehensif mengenai tata cara pemulasaran jenazah menurut syariat Islam, mulai dari tahapan memandikan, mengkafani, menshalatkan, hingga prosesi pemakaman sesuai dengan tuntunan agama.

“Pemulasaran jenazah merupakan kewajiban kifayah yang harus dipahami dengan baik oleh umat Islam. Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat melaksanakan prosesi pemulasaran dengan benar sesuai syariat,” ujar Mokhamad Yahya, S.Ag.

Dalam sambutannya, Kepala KUA Galur H. Afwan Zuhdi memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa KKN UII 71 Unit 113 yang telah menyelenggarakan pelatihan ini. Ia menyampaikan respon positifnya mengenai pentingnya kegiatan pemulasaran jenazah menurut syariat Islam.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pemahaman yang baik tentang pemulasaran jenazah dan rukun-rukunnya sangat penting bagi umat Islam. Kegiatan seperti ini perlu terus diadakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tata cara yang benar sesuai syariat Islam,” ungkap Afwan Zuhdi.

Kegiatan pelatihan pemulasaran jenazah ini merupakan wujud nyata sinergitas antara perguruan tinggi, instansi pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan pemahaman keagamaan.

Program KKN yang dikemas dalam bentuk pelatihan praktis ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kalurahan Nomporejo dan sekitarnya.(amr/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *