KUA Wates Dukung Pelestarian Lingkungan melalui Program Jaga Kaliku Sipatin

Kulon Progo (KUA Wates) – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus digalakkan melalui berbagai kolaborasi lintas sektor. Salah satunya diwujudkan melalui Program Jaga Komitmen Warga untuk Kelestarian Alam Lingkungan Ikan Kulon Progo (Jaga Kaliku) yang dipadukan dengan program Sedekah Ikan Pasangan Pengantin (Sipatin), hasil kolaborasi antara Kantor Urusan Agama (KUA) Wates dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo.
Program tersebut dilaksanakan pada Jumat (12/6/2026) di saluran irigasi sekitar RSUD Wates. Kegiatan pelepasliaran benih ikan dilakukan oleh pasangan pengantin Ir. Trenggono Trimulyo dan Triwidiyastuti yang sebelumnya melangsungkan akad nikah di Kompleks Masjid K.H. Ahmad Dahlan Wates.

Prosesi akad nikah berlangsung istimewa dengan kehadiran Bupati Kulon Progo, Dr. H. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., dan Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, A.Md., yang bertindak sebagai saksi nikah. Adapun petugas pencatat nikah dari KUA Wates adalah Muhammad Roif, S.Ag., M.S.I.
Secara terpisah, Kepala KUA Wates, Marjuki, S.H.I., M.S.I., menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian lingkungan. “Program Jaga Kaliku Sipatin merupakan ikhtiar yang sangat baik dalam membangun kesadaran ekologis masyarakat. Pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan dalam ikatan keluarga, tetapi juga menjadi momentum menanamkan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Kami mendukung penuh program ini karena sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai amanah dari Allah SWT,” ungkap Marjuki.

Melalui program ini, masyarakat juga diedukasi untuk tidak melepasliarkan spesies ikan invasif yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan. Sebaliknya, masyarakat diajak untuk turut menjaga dan melestarikan ikan-ikan lokal yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi bagi daerah.
Kolaborasi antara KUA Wates dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo diharapkan dapat menjadi contoh sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berakar dari keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat. (rar/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!