Tapak Suci MUSERA Tanamkan Pelestarian Pencak Silat Berbasis Islam

Kulon Progo (MUSERA) – MI Muhammadiyah Serangrejo (MUSERA) aktif melatih dan mengembangkan keterampilan pencak silat Tapak Suci (TS). Pencak silat tersebut sebagai seni bela diri Indonesia. MUSERA melestarikannya dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Pencak silat berbasis nilai-nilai Islami dan menolak kesyirikan. Agenda tersebut dilaksanakan Rabu (24/9/2025) sore.

Pelatih Tapak Suci, Fikri Said mengungkapkan pembelajaran terintegrasi. ”Dalam Tapak Suci tidak hanya mengajarkan bela diri. Tetapi juga mengintegrasikan akhlak mulia, kedisiplinan, serta nilai-nilai Islam lainnya melalui pencak silat. Diajarkan juga nilai-nilai karakter Islam yang damai, seperti kasih sayang, kerukunan, mengayomi, dan solidaritas, serta bertujuan untuk dakwah,” ungkap Fikri.

Fikri juga menambahkan bahwa anggota Tapask Suci beragama Islam. ”Semua anggota Tapak Suci beragama Islam dan saling berkolaborasi. Sehingga menunjukkan hubungan erat antara bela diri dan dakwah Islam dalam lingkungan sekitar madrasah,” tambahnya.

Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I. mendukung penuh pengembangan Tapak Suci. “Tapak Suci adalah sebuah wadah pelestarian pencak silat berbasis Islam. Bertujuan membina kader yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki ketangkasan dan kemampuan bela diri. Hal ini sebagai sarana memperkuat agama Islam dan negara,” ujarnya.

“Tapak Suci ini juga berperan untuk mengagungkan Allah SWT, melestarikan adat bangsa, serta menjauhkan masyarakat dari tahayul, bid’ah, dan khurafat,” imbuh Kamad.

Ekstrakurikuler Tapak Suci melatih murid untuk menghargai waktu, disiplin diri, dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas mereka. (ist/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *