Gema Subuh di Masjid Al-Hidayah: Meneladani Akhlak Rasulullah Bersama Penyuluh KUA Nanggulan

Kulon Progo (KUA Nanggulan) – Suasana sejuk subuh di Masjid Al-Hidayah, Ngrojo, Kembang, Nanggulan, terasa kian bermakna dengan hadirnya bimbingan rohani bagi jamaah. Pada Selasa (03/03/2026)pagi, Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Moh. Natsir Nurdin, S.Ag., menyampaikan kultum inspiratif bertajuk “Meneladani Sifat Rasulullah dalam Kehidupan Modern”.

Dalam uraiannya, Natsir menekankan pentingnya menghidupkan sunnah Nabi Muhammad ﷺ yang memiliki dampak sosial tinggi. Merujuk pada sabda Rasulullah, ia menyoroti dua pilar utama dalam membangun keharmonisan umat, yaitu,tebarkan salam, gemar memberi makan kepada sesama dan memperkuat tali silaturahmi,rajin sholat malam.

“Rasulullah mengajarkan bahwa kesalehan tidak hanya di atas sajadah, tapi juga tercermin dari kepedulian kita terhadap perut tetangga yang lapar dan eratnya persaudaraan tanpa memandang kasta,” papar Natsir di hadapan jamaah.  Lebih lanjut Natsir  mengajak warga Ngrojo menjadikan Ramadhan sebagai momentum transformasi diri untuk lebih peka sosial.

Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi para penyuluh dalam mengawal spiritualitas warga melalui program “The Most KUA” (Move for Sakinah Maslahat). Menurutnya, kehadiran penyuluh di waktu subuh adalah bukti dedikasi dalam memberikan pelayanan keagamaan yang mencerahkan. “Kami sangat bangga dengan langkah nyata para penyuluh yang hadir sebagai ujung tombak syiar.

Meneladani sifat Rasulullah adalah kunci mewujudkan masyarakat Nanggulan yang berakhlak mulia dan sejahtera,” tegas Jemino.
Melalui kegiatan kultum rutin ini, KUA Nanggulan berharap nilai-nilai luhur Islam dapat terinternalisasi dalam keseharian masyarakat, menciptakan lingkungan yang rukun, damai, dan penuh keberkahan. (col/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *