Cahaya Kartini

Raya Qonita Nawwar Wening
Siswa MTsN 5 Kulon Progo
Di tanah pagi yang masih berselimut sunyi,
Lahir seorang putri penuh mimpi.
Namanya terukir dalam sejarah negeri,
Kartini, cahaya bagi hati yang berani.
Di balik dinding yang tinggi menjulang,
Langkahnya terhenti, ruangnya terhalang.
Namun pikirannya bebas terbang jauh,
Menembus batas yang terasa rapuh.
Dengan pena dan kertas ia bersuara,
Merangkai harapan dalam tiap aksara.
Ia percaya perempuan pun bisa berdiri,
Berkarya, bermimpi, dan menentukan diri.
Tak mudah jalan yang harus dilalui,
Banyak ragu datang silih berganti.
Namun hatinya teguh seperti mentari,
Terus bersinar walau tertutup awan kelabu ini.
Kartini, engkau bukan sekadar cerita lama,
Engkau adalah nyala yang hidup selamanya.
Dari masa lalu hingga kini terasa,
Semangatmu tumbuh di jiwa bangsa.
Kini kami melangkah di jalan yang kau buka,
Belajar tanpa takut, berkarya tanpa luka.
Suaramu hidup dalam setiap mimpi,
Menguatkan kami untuk terus berdiri.
Wahai Kartini, terima kasih atas cahaya,
Yang kau beri tanpa meminta balas apa-apa.
Namamu akan selalu kami jaga,
Sebagai pelita dalam gelapnya dunia.



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!